"Konsumen tidak perlu lagi membeli Full Product yang investasinya cukup tinggi, tapi dapat menyewa fitur yang diperlukan saja. Setelah selesai masanya atau tidak membutuhkannya lagi, konsumen dapat menghentikan penggunaannya," tutur Indra Sosrojojo, Direktur Andal Software, dalam rilis yang dikutip detikINET, Rabu (24/9/2008).
Model bisnis seperti ini, diyakini Indra akan dapat lebih menguntungkan perusahaan karena pelanggan tidak perlu melakukan investasi yang cukup besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Bagi Andal sendiri, sistem sewa dapat memperpanjang layanannya terhadap pelanggan yang berujungΒ pada keberlanjutan bisnisnya. Seperti dipaparkan oleh IDC Joint Reserarch, bisnis model sewa ini dapat menumbuhkan lapangan pekerjaan TI mulai dari developer, distribusi hingga layanan implementasinya.
Ngobrolin soal software? Yuk ke detikINET Forum. (dwn/fyk)