Resep Bikin Video ala Raditya Dika: Kegelisahan Hati!

Ngopi Bareng detikINET

Resep Bikin Video ala Raditya Dika: Kegelisahan Hati!

- detikInet
Rabu, 11 Mar 2015 08:02 WIB
Jakarta - Bagi sebagian pengguna internet atau netizen di Indonesia, nama Raditya Dika sudah tak lagi asing. Kiprahnya sebagai pengarang buku, comic, hingga blogger dalam beberapa tahun belakang melesat naik dan menjadi bahan perbincangan baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Tak hanya aktif dalam membuat buku, cowok yang akrab dipanggil Dika ini kerap membuat konten video unik yang diunggahnya melalui YouTube.

Tak jarang, video yang diunggah oleh Dika memperoleh penonton dan pelanggan hingga jutaan orang. Lantas apa yang menjadi resep sukses dari Raditya Dika itu sendiri?

"Kuncinya loe harus berpikir secara multiplatform. Kalau orang nanya ke gue mau gue apa, gue jawab gue mau menjadi seorang storry teller. Kebetulan platformnya banyak. Gue bisa bikin buku, stand up, bikin video, dan lain-lain," papar Dika dalam acara Ngopi detikINET di BlitzMegaplex, Pacific Place, Jakarta, Selasa (10/3/2015) malam.

Lebih lanjut Dika juga memaparkan tips dan trik agar video yang diunggah bisa memperoleh banyak penonton. "Yang jelas jangan bikin video yang lucu, karena pasti lebih banyak video yang lucu dari loe. Jangan juga bikin video keren, karena pasti lebih banyak video yang keren. Bikin lah video yang unik, yang berbeda," papar Dika.

Dika pun kemudian mencontohkan serial 'Malam Minggu Miko' yang membuatnya sukses dan meraih jutaan penonton. Malam Minggu Miko, menurut Dika tak lain dibuat berdasarkan kegelisahan Dika sendiri.

"Tanya diri loe sendiri, kegelisahan apa yang sedang loe alami? Misal loe lagi galau di-PHP-in cewek? Yaudah bikin videonya," jelasnya.

Nah, kegelisahan hati tersebut tentunya juga pernah atau sedang dialami oleh orang lain, yang ujung-ujungnya video tersebut bakal lebih mengena ke mereka.

Tak hanya dari segi cerita, karakter yang dibangun pun harus kuat dan mampu menyentuh penontonnya. Sehingga, penonton dibuat penasaran dan menunggu kelanjutan kisah dari si karakter.

(ash/ash)