Para penulis lokal yang mencoba peruntungan menerbitkan bukunya secara digital, sebagian sudah mendapatkan hasilnya. Memang hitungannya masih 'recehan', namun setidaknya, arah berbisnisnya sudah benar.
Jualan buku secara online, potensinya cukup besar. Apalagi di Indonesia, satu orang bisa menggunakan sampai empat gadget, dimana rata-rata mempunyai dua smartphone, satu tablet, dan satu notebook.
Menurut penuturan Aris Sudewo, GM Mobile News & Directory Telkomsel, dari hasil survei yang dilakukan oleh Telkomsel diketahui bahwa rata-rata pengguna ponsel di Indonesia menghabiskan setidaknya tiga jam untuk memelototi ponselnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aris juga menyebutkan bukti lain betapa berpotensinya industri buku digital. Hal itu terlihat saat Telkomsel meluncurkan toko buku digital di Android dan iOS yang ternyata disambut cukup hangat.
Telkomsel juga meluncurkan aplikasi Qbaca dan Indobooks--yang merupakan hasil kerjasama dengan aplikasi pihak ketiga. Di Qbaca, Telkomsel sudah memasukkan setidaknya mem[unyai 200 judul buku.
βSampai saat ini, aplikasi tersebut sudah di-download hingga 600 ribu kali. Itu cukup lumayan, dan artinya potensinya ada, tinggal bagaimana kita mendorongnya,β ujarnya di acara Ngopi detikINET bersama Telkomsel, di FX Plaza, Jakarta, Rabu (18/12/2013).
(tyo/rou)