detikinet

Jajaran SD Card Tahan 'Serangan' Dirilis Samsung

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Sabtu, 18/02/2012 16:20 WIB

Samsung SD Card (TheVerge)

Jakarta - SD card dan microSD card berikut didesain untuk kondisi ekstrim. Adalah Samsung yang mengeluarkan jajaran media penyimpanan ini di mana diklaim tahan berbagai 'serangan'.

'Serangan' yang dimaksud adalah serangan dari air, gilasan barang berat dan magnet. Total ada sebanyak 14 kartu yang dikeluarkan pabrikan asal Korea Selatan ini.

Kartu-kartu itu dikelompokkan menjadi 2 varian yakni yang 'high speed' dan 'plus extreme speed'. Untuk yang varian pertama, Samsung menawarkan kecepatan membaca dari 15MB/s hingga 24MB/s dan kecepatan menulis yang bervariasi dari 7MB/s hingga 13MB/s, tergantung kapasitasnya.

Kapasitas untuk varian pertama bisa didapat dari mulai yang 2GB hingga 32GB. Sedang untuk varian kedua, kecepatan membacanya 24MB/s dan 21MB/s untuk kecepatan menulisnya. Sedang kapasitas yang tersedia untuk model kecepatan ekstrim ini hanya ada 2 yakni 8GB dan 16GB.

Tentu saja, dengan keunggulan tahan di air selama 24 jam, tahan gencet 3.200 pon, serta tahan magnet, Samsung membanderol SD card berbalut material metal tersebut dengan harga yang lebih tinggi daripada SD card biasa.

Dilansir Theverge, Sabtu (18/2/2012), untuk yang berkecepatan ekstrim, ia dihargai USD 29,99 (Rp 260 ribu) dan USD 54,99 (Rp 500 ribu).


( sha / sha )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    49%
    Kontra
    51%