Menanggapi permasalahan ini, Microsoft akhirnya mengeluarkan komentar. Perusahaan yang didirikan Bill Gates ini menyatakan sedang melakukan investigasi, dan untuk sementara akan menutup layanan MSN Juku.
"Di Microsoft, kami sangat serius memperhatikan soal hak kekayaan intelektual," demikian keterangan resmi Microsoft di situsnya. "Belum lama ini, muncul pertanyaan tentang sebuah fitur yang dikembangkan vendor pihak ketiga untuk MSN China. Kami bekerja sama dengan MSN China untuk menginvestigasi situasi ini."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"MSN China akan memblokir akses terhadap fitur Juku untuk sementara di saat kami menginvestigasi masalah ini secara menyeluruh. Kami akan menyediakan informasi tambahan begitu kami sudah mempelajarinya," pungkas Microsoft. (fyk/faw)