Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Distro Linux Lokal Perlu Dukungan Vendor Komputer
Minggu, 08/11/2009 12:09 WIB

CD IGN 2009 (afz/inet)
Jakarta - Tidak terdeksinya perangkat keras kadang menjadi masalah bagi penggunaan open source. Padahal tidak mudah untuk membuat sebuah distro Linux yang lengkap mendeteksi perangkat keras.
Seperti versi teranyar dari Distro Nusantara yang dirilis dengan nama IGN 2009 ini. Open source besutan Pusat Penelitian Informatika (P2I) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini pun diklaim mampu mendeteksi 90 persen perangkat keras yang ada saat ini.
Diakui oleh Nana Suryana, peneliti sekaligus salah seorang tim pengembang utama IGN 2009 saat berbincang dengan detikINET, timnya berani mengklaim 90 persen mendeteksi perangkat keras setelah melakukan pengujian.
"Kita lakukan pengujian terlebih dulu sebelum dirilis resmi," ujarnya di sela-sela Seminar Nasional Tentang Open Source Software di Ballroom Hotel Jayakarta, Sabtu (7/11/2009).
Pun demikian, Nana juga mengaku saat ini pihaknya kekurangan perangkat untuk melakukan pengujian. Untuk versi terbarunya, tim pengembang hanya melakukan pengujian di sekitar 10 perangkat keras yang dimilikinya.
"Kita tidak punya perangkat yang cukup. Sehingga kita tidak bisa melakukan test bad yang cukup. Kita cukup kekurangan melakukan pengujiannya. Kita baru uji disekitar 10 perangkat yang kita miliki," ungkapnya.
Nana berharap ada vendor perangkat keras ataupun vendor notebook dan netbook yang mau bekerjasama dengan pihaknya. Jika ada kerjasama maka pihaknya bisa menyempurnakan Distro Nusantara.
"Deteksi hardware biasanya menjadi persoalan bagi user. Dengan kita lengkapi kemampuan distro ini untuk mendeteksi perangkat keras, maka user semakin mudah untuk menggunakannya," harapnya.
Proses pengembangan IGN 2009 sendiri memerlukan waktu 6 bulan. Sebanyak 6 orang tim pengembang utama bekerja keras membuat sistem operasi turunan dari Fedora ini.
"Kita terus mantapkan produk distro. Ada 6 orang tim utama yang bekerja selama 6 bulan. Dan rencananya untuk versi 2010 akan kita rilis pada semester pertama tahun depan," pungkasnya.
( afz / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Seperti versi teranyar dari Distro Nusantara yang dirilis dengan nama IGN 2009 ini. Open source besutan Pusat Penelitian Informatika (P2I) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini pun diklaim mampu mendeteksi 90 persen perangkat keras yang ada saat ini.
Diakui oleh Nana Suryana, peneliti sekaligus salah seorang tim pengembang utama IGN 2009 saat berbincang dengan detikINET, timnya berani mengklaim 90 persen mendeteksi perangkat keras setelah melakukan pengujian.
"Kita lakukan pengujian terlebih dulu sebelum dirilis resmi," ujarnya di sela-sela Seminar Nasional Tentang Open Source Software di Ballroom Hotel Jayakarta, Sabtu (7/11/2009).
Pun demikian, Nana juga mengaku saat ini pihaknya kekurangan perangkat untuk melakukan pengujian. Untuk versi terbarunya, tim pengembang hanya melakukan pengujian di sekitar 10 perangkat keras yang dimilikinya.
"Kita tidak punya perangkat yang cukup. Sehingga kita tidak bisa melakukan test bad yang cukup. Kita cukup kekurangan melakukan pengujiannya. Kita baru uji disekitar 10 perangkat yang kita miliki," ungkapnya.
Nana berharap ada vendor perangkat keras ataupun vendor notebook dan netbook yang mau bekerjasama dengan pihaknya. Jika ada kerjasama maka pihaknya bisa menyempurnakan Distro Nusantara.
"Deteksi hardware biasanya menjadi persoalan bagi user. Dengan kita lengkapi kemampuan distro ini untuk mendeteksi perangkat keras, maka user semakin mudah untuk menggunakannya," harapnya.
Proses pengembangan IGN 2009 sendiri memerlukan waktu 6 bulan. Sebanyak 6 orang tim pengembang utama bekerja keras membuat sistem operasi turunan dari Fedora ini.
"Kita terus mantapkan produk distro. Ada 6 orang tim utama yang bekerja selama 6 bulan. Dan rencananya untuk versi 2010 akan kita rilis pada semester pertama tahun depan," pungkasnya.
( afz / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

