detikinet

IBM Kembangkan Remote Control Facebook

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 01/09/2009 12:07 WIB

Ilustrasi (dmrinteractive)

Washington - Santai di depan televisi tampaknya bakal makin asyik. Cukup dengan remote control dan tetap duduk nyaman, pemirsa bisa berbagi cerita tentang siaran favorit via media online seperti Facebook ataupun Twitter.

Ya, vendor teknologi IBM mendaftarkan paten teknologi remote control Facebook. Dijuluki demikian karena teknologi tersebut memungkinkan akses layanan Facebook atau Twitter cukup dengan remote control televisi.

Dalam dokumen yang didaftarkan di United States Patent and Trademark Office, dikatakan bahwa platform baru itu memungkinkan pemirsa televisi melakukan blogging otomatis dan real time langsung dari remote control, tanpa harus berhubungan dengan komputer.

Sepertinya, IBM ingin membuat sistem untuk memfasilitasi blogging dua arah kala para pemirsa melihat televisi, untuk mendiskusikan program yang berlangsung. Remote control canggih tersebut bakal punya layar untuk menampilkan hasil blogging.

"Salah satu kesenangan saat menyaksikan televisi adalah dengan mendiskusikan program televisi favorit mereka dengan teman," demikian tertera dalam dokumen paten tersebut seperti dilansir InformationWeek dan dikutip detikINET, Selasa (1/9/2009).

Akan tetapi tidak disebutkan kapan IBM bakal mengkomersialkan produk remote control Facebook bersangkutan.
( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%