Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
Microsoft-Yahoo Bersekutu Gempur Google
Kamis, 30/07/2009 09:31 WIB

Microsoft (AFP)
Jakarta - Microsoft akhirnya berhasil meluluhkan hati Yahoo untuk menyerahkan kendali atas mesin pencarinya dan bersama-sama menghimpun kekuatan untuk menggempur raksasa Google.
Tentu saja kesepakatan 10 tahun dengan Yahoo ini akan memberi suntikan tenaga baru bagi Microsoft untuk memuluskan ambisinya mengalahkan Google di pasar mesin pencari.
Segenggam asa pun digantungkan kedua perusahaan tersebut. Dengan Yahoo di sisinya, Microsoft berharap bisa lebih tenang menggenjot Bing, mesin pencari barunya untuk mengejar ketertinggalannya dari Google, yang menguasai sekitar 65 persen pangsa pasar di Amerika Serikat.
Sementara Microsoft berkonsentrasi pada perang situs pencarian, Yahoo diharapkan mampu membuyarkan konsentrasi Google dalam penjualan iklan di Web.
"Kesepakatan ini datang menawarkan sejuta nilai untuk Yahoo, user kami dan juga industri," ujar Carol Bartz, chief executive Yahoo.
Tentu saja yang tak kalah girang dengan kesepakatan ini adalah CEO Microsoft, Steve Ballmer. "Aku sangat bersemangat. Ini telah aku katakan sejak 18 bulan lalu. Konsumen, pengiklan dan publisher akan mendapat layanan yang lebih baik, dan tentunya akan ada kompetisi yang lebih menantang bagi Google jika Microsoft dan yahoo bersekutu di mesin pencari."
Regulator antimonopoli akan meninjau kesepakatan kedua perusahaan tersebut untuk memastikan bahwa kesepakatan ini tidak akan melukai kompetisi.
"Sementara Microsoft dan Yahoo menunggu persetujuan dari pemerintah tentang kesepakatan mereka, kemungkinan Google akan terus meningkatkan performa mesin pencarinya," ujar Danny Sullivan, editor SearchEngineLand.
Sepertinya pertarungan antar raksasa itu akan semakin panas. Apalagi saat ini Google tengah menyiapkan sistem operasi untuk PC, yang dapat mengancam eksistensi Windows Microsoft.
Seperti dikutip detikINET dari News Yahoo, Kamis (30/7/2009), Sullivan mengklaim Google sangat paranoid dengan Microsoft. "Mereka selalu menebak-nebak 'monster' apa lagi yang sedang disiapkan Microsoft untuk masa depan," ujarnya.
( faw / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tentu saja kesepakatan 10 tahun dengan Yahoo ini akan memberi suntikan tenaga baru bagi Microsoft untuk memuluskan ambisinya mengalahkan Google di pasar mesin pencari.
Segenggam asa pun digantungkan kedua perusahaan tersebut. Dengan Yahoo di sisinya, Microsoft berharap bisa lebih tenang menggenjot Bing, mesin pencari barunya untuk mengejar ketertinggalannya dari Google, yang menguasai sekitar 65 persen pangsa pasar di Amerika Serikat.
Sementara Microsoft berkonsentrasi pada perang situs pencarian, Yahoo diharapkan mampu membuyarkan konsentrasi Google dalam penjualan iklan di Web.
"Kesepakatan ini datang menawarkan sejuta nilai untuk Yahoo, user kami dan juga industri," ujar Carol Bartz, chief executive Yahoo.
Tentu saja yang tak kalah girang dengan kesepakatan ini adalah CEO Microsoft, Steve Ballmer. "Aku sangat bersemangat. Ini telah aku katakan sejak 18 bulan lalu. Konsumen, pengiklan dan publisher akan mendapat layanan yang lebih baik, dan tentunya akan ada kompetisi yang lebih menantang bagi Google jika Microsoft dan yahoo bersekutu di mesin pencari."
Regulator antimonopoli akan meninjau kesepakatan kedua perusahaan tersebut untuk memastikan bahwa kesepakatan ini tidak akan melukai kompetisi.
"Sementara Microsoft dan Yahoo menunggu persetujuan dari pemerintah tentang kesepakatan mereka, kemungkinan Google akan terus meningkatkan performa mesin pencarinya," ujar Danny Sullivan, editor SearchEngineLand.
Sepertinya pertarungan antar raksasa itu akan semakin panas. Apalagi saat ini Google tengah menyiapkan sistem operasi untuk PC, yang dapat mengancam eksistensi Windows Microsoft.
Seperti dikutip detikINET dari News Yahoo, Kamis (30/7/2009), Sullivan mengklaim Google sangat paranoid dengan Microsoft. "Mereka selalu menebak-nebak 'monster' apa lagi yang sedang disiapkan Microsoft untuk masa depan," ujarnya.
( faw / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
-
Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 17:20 WIB
Yahoo Axis Dikomplain Microsoft karena Bikin IE9 Lelet
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
