detikinet

Posting Video Lelucon Malah Dipecat

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Selasa, 09/09/2008 08:28 WIB

Pengguna YouTube (ist.)

Jakarta - Niatan hati ingin membuat lelucon di Youtube, tapi malah berujung pada pemecatan. Itulah yang dialami seorang pria penyandang autis. Pria bernama Karl Tilcock ini memiliki hobi membuat video-video lelucon di Youtube.

Suatu hari, Tilcock yang bekerja di perusahaan bir Foster, memposting video lelucon tentang perusahaannya. Ia menggunakan nama AustDingo.

Ternyata lelucon ini dinilai menghina perusahaan tempatnya bekerja. Tilcock yang telah bekerja selama 12 tahun di perusahaan tersebut mengakui bahwa video yang dibuatnya tersebut memang keterlaluan. Namun, dia mengaku telah memindahkan konten tersebut setelah perusahaan mengiriminya surat.

Juru bicara Foster menyebutkan bahwa Tilcock telah diberi peringatan berkali-kali untuk tidak membuat video yang mencemarkan perusahaan. Selain itu, beberapa video yang dibuat Tilcock menampilkan dirinya saat sedang bekerja.

Dikutip detikINET dari AustralianIT, Selasa (9/9/2008), Tilcock juga mengakui salah satu videonya mengolok-olok seorang manajer perusahaannya.

Tilcock mencoba membela diri agar tidak dipecat. Tapi nasi telah menjadi bubur, pihak Foster menilai tindakan Tilcock telah mempermalukan perusahaan sehingga harus dipecat.


Ingin berbagi informasi dan mencari teman di dunia maya? Gabung yuk di detikINET Forum!
( faw / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%