detikinet

Pasca Libur, Program Jahat Siap Mengancam

Ardhi Suryadhi - detikinet
Kamis, 03/01/2008 11:26 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Seperti biasa, setiap momentum perayaan kerap dimanfaatkan oleh penjahat dunia maya untuk menyebarkan aksi kejahatannya. Termasuk untuk perayaan Natal dan tahun baru, mereka telah menebar ancaman.

Ancaman tersebut juga berlangsung di hari-hari sesudah liburan seperti sekarang ini. Perusahaan sekuriti Sophos pun telah mengeluarkan peringatan kepada para pengguna internet.

Pengguna internet diminta waspada masuknya e-mail tak dikenal yang isinya mempunyai link ke situs yang mengandung program jahat (malware). Modus pelaku mempunyai subjek e-mail terkait perayaan tahun baru, seperti 'A brand New Year 2008', 'Blasting New Year 2008', 'Happy New Year 2008 to the one I love' serta 'New Year 2008 Wishes'.

Vnunet yang dikutip detikINET, Kamis (3/1/2008) melansir, Sophos mengidentifikasi malware tersebut sebagai W32/Dorf-AE atau yang lebih dikenal sebagai 'Storm'.

"Banyak orang akan kembali ke meja kerja mereka setelah libur panjang natal dan tahun baru dan mendapati sejumlah e-mail yang belum terbaca," ujar Graham Cluley, senior konsultan teknologi Sophos.

Bahayanya, lanjut Cluley, akibat lamanya libur tersebut pengguna internet banyak yang kurang waspada terhadap e-mail yang mereka buka sehingga rentan dikelabui dedemit maya.
( ash / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%