BERITA TERBARU
Minggu, 26 Feb 2017 11:56 WIB

MWC 2017

BlackBerry KEYone Meluncur, Intip Harganya

Agus Tri Haryanto - detikInet
(Foto: REUTERS/Albert Gea) (Foto: REUTERS/Albert Gea)
Jakarta - BlackBerry baru saja merilis ponsel terbaru mereka, KEYone. Bertempat di Mobile World Congress (MWC), Barcelona, Spanyol, BlackBerry KEYone diperkenalkan sebagai ponsel pertamanya yang diproduksi TCL Communication.

Seperti pendahulunya, BlackBerry KEYone dibekali tombol fisik pada keyboard. Fungsinya tak hanya untuk mengetik tapi juga sebagai touchpad dan short cut navigasi.

"Bayangkan, (menekan tombol) F untuk Facebook atau U untuk Uber. Ini dirancang untuk lebih sekedar perusahaan, tapi ini untuk konsumen profesional dan orang yang mencari (smartphone) yang berbeda," ujar Senior Product Manager untuk BlackBerry Mobile, Logan Bell, dikutip dari PC World, Minggu (26/2/2017).

BlackBerry KEYone merupakan ponsel berbasis Android yang didukung OS Android 7.1 Nougat. Baik BlackBerry dan TCL, mengklaim bahwa BlackBerry KEYone adalah ponsel yang aman, karena memungkinkan pengguna memeriksa izin keamanan setiap kali aplikasi meminta update.

"Kami berkomitmen dengan TCL untuk selalu memberi pembaruan keamanan bulanan. Hal ini memungkinkan individu merasa informasi pribadinya aman dengan smarthone-nya," ungkap Alex Thurber selaku BlackBerry Senior Vice President and General Manager for BlackBerry Mobility Solutions.

Sumber lain yang dikutip dari Phone Arena menyebutkan, BlackBerry KEYone direncanakan untuk dipasarkan ke seluruh dunia, tetapi tanggal perilisannya akan berbeda-beda.

BlackBerry KEYone sendiri kabarnya baru tersedia April 2017. Berdasarkan rumor yang beredar, harga jual dari perangkat tersebut berada di bawah kisaran harga iPhone Apple dan Galaxy Samsung.

Soal ketersediaan harga dan penjualan pertama dari BlackBerry KEYone, ada tiga wilayah, yaitu Amerika Serikat dengan harga US 550 (Rp 7,3 jutaan), Eropa dibanderol 600 Euro (Rp 8,4 jutaan), dan Inggris dengan harga 500 poundsterling (Rp 8,3 jutaan).

(rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.