60 Persen Situs Pemerintah Miliki HTML Error
- detikInet
Inggris -
Setelah diselidiki, ternyata terdapat lebih dari 60 persen situs pemerintah yang mengandung HTML error. Angka ini didapatkan dari hasil penelitian Universitas Southampton.Lalu apa sebabnya? Masalah yang terjadi di Inggris ini, merupakan bukti nyata bahwa para pengembangnya tidak mematuhi peraturan pembuatan web yang dikomandani World Wide Web Consortium (W3C).Untuk merespon hal ini, juru bicara pemerintah Inggris mengatakan, akan secara aktif mempromosikan aturan tentang pembuatan pembuatan situs yang lebih baik."Pemerintah Inggris akan secara aktif mempromosikan tata cara pembuatan situs yang sudah disusun W3C," ujar juru bicara Cabinet Office dikutip detiKINET dari BBC News Kamis (30/3/2006).Adam Field dari jurusan School of Electronics and Computer Science universitas tersebut mengatakan, meskipun situs tersebut terlihat apik dan baik-baik saja, bukan berarti semua browser dan semua pengguna dapat menginterpretasikannya dengan baik. Adam menambahkan, jika pembuatan situs ini mengikuti aturan W3C, maka para penyandang cacat visual juga mampu melihat tampilan situs ini dengan baik.
(ien/)