Pihak Indosat sudah melakukan pemanggilan kepada pemegang saham untuk menghadiri rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 25 Agustus tersebut. RUPSLB itu hanya memiliki satu agenda tunggal yakni persetujuan perubahan direksi atau komisaris.
Siapa yang bakal tergeser dalam perubahan direksi kali ini? Sumber detikINET, Jumat (8/8/2008) mengungkapkan Qtel akan menempatkan wakilnya untuk menggantikan perwakilan STT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini sususan manajemen Indosat adalah Komisaris Utama Peter Seah Lim Huat. Komisaris: Jarman, Rionald Silaban, Sio Tat Hiang, Sum Soon Lim, Sheikh Mohammed Bin Suhaim Hamad Al-Thani. Komisaris Independen: Lim Ah Doo, Setyanto P. Santosa dan Soeprapto, S.IP.
Direktur Utama: Johnny Swandi Sjam. Wakil Direktur Utama: Kaizad Bomi Heerjee. Direktur: Wahyu Wijayadi, Raymond Tan Kim Meng, Fadzri Sentosa, Syakieb A Sungkar, Wong Heang Tuck, Roy Kannan dan Guntur S. Siboro.
Qtel membeli saham Indosat milik Singapore Technologies Telemedia dari anak usahanya Indonesia Communications Limited. Saat ini Qtel tengah dalam proses penawaran tender saham milik publik. Namun Qtel hanya bisa menguasai 49% saham Indosat sehingga saham publik yang boleh dibeli tinggal 8,2%.
(ir/rou)