Namun VP Public Relation Indosat Adita Irawati, mengaku belum mengetahui hal tersebut. "Kita gak tahu, dan belum bisa ditindaklanjuti juga," kilahnya kepada wartawan, seusai RUPS Indosat di kantor pusat Indosat Jakarta, Senin (14/7/2008). Â
Pun demikian, Adita mengatakan, pihaknya telah diimbau oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) untuk tidak menindaklanjuti dulu segala bentuk permintaan kampanye sebelum ada kepastian hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, sejauh ini layanan value added services (VAS) untuk data paling besar dikontribusikan oleh SMS broadcast. Namun sayangnya, Adita tidak merinci berapa nilainya. "Kontribusi SMS untuk total revenue sebesar 30 persen," tandasnya.
Mau curhat seputar layanan telekomunikasi di Indonesia? Sampaikan saja di detikINET Forum.
(ash/ash)