Sekjen Askitel Rakhmat Junaedi menjelaskan omzet dari sambungan lintas operator antar 12 anggotanya tersebut naik 11,6% dari Rp 4,2 triliun yang berhasil diraih pada periode yang sama tahun sebelumnya.
"Peningkatan omzet tersebut dipicu oleh meningkatnya durasi percakapan dan jumlah panggilan lintas operator pada kuartal pertama 2008," ujarnya melalui pesan singkat, Senin (7/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βAcuannya trafik yang dimiliki. Misalnya, pada 2007 kami memiliki omzet 17,9 triliun rupiah. Angka itu dibagikan berupa pendapatan hak sebanyak 9,1 triliun rupiah dan kewajiban 8,8 triliun rupiah,β kata Rakhmat akhir pekan lalu.
Ia memperkirakan, pada tahun ini trafik panggilan lintas operator akan mengalami kenaikan dipicu penerapan tarif flat oleh operator untuk panggilan tersebut. Sebelumnya, skema tarif flat hanya ditawarkan ke panggilan ke sesama jaringan pelanggan untuk menahan kenaikan panggilan lintas operator.
"Saya perkirakan jumlah frekuensi panggilan lintas operator akan naik. Tetapi pendapatannya tidak akan naik sedrastis jumlah panggilan. Hal ini karena biaya interkoneksi mengalami penurunan pada April lalu," pungkasnya tanpa menyebut kenaikan jumlah frekuensi panggilan.
Mau curhat atau berkeluh kesah seputar operator telekomunikasi di Indonesia? Sampaikan saja di detikINET Forum! (rou/amz)