VP Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia beralasan, kompensasi tersebut ditiadakan karena gangguan yang terjadi diluar kendali Telkom.
"Gangguan itu diluar kendali kami, karena ada pembangunan fly over. Tetapi kita juga tidak bisa menyalahkan pihak yang melakukan pembangunan fly over itu karena pembangunan itu pun sedang berjalan," kilahnya kepada detikINET, Rabu (12/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun atas kejadian tersebut, yang pertama kami ingin meminta maaf. Kejadian itu memang diluar kendali dan upaya kontingensi plan-nya juga sudah dilakukan semua," imbuhnya.
Seperti diketahui, pada Jumat (29/2/2008) akses internet internasional milik Telkom di link Sumatera terputus. Akibatnya, pelanggan Speedy dan TelkomNet Instant harus gigit jari karena akses internet mereka terganggu.
Dampaknya, sebagian besar bisnis warnet di Indonesia yang menggantungkan nasib koneksinya melalui Telkom Speedy ikut menggelepar karena pelanggan mereka pada kabur tidak bisa surfing ke situs luar negeri. (ash/dbu)