Aliansi tersebut bertugas untuk menghalau pengggunaan teknologi telepon selular dan teknologi jaringan bergerak (mobile network) oleh individu maupun perusahaan yang ingin mengonsumsi atau mengambil profit dari konten seksual yang melibatkan anak di bawah umur.
Untuk itulah maka hari ini, Rabu (13/2/2007), GSMA membuka pusat informasi di Hall 5 ruang 23 dalam arena Mobile World Congress 2008 di Barcelona - Spanyol, bagi para operator selular dari seluruh dunia yang ingin mendapatkan informasi tentang aliansi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantaran hal tersebut, aliansi pun khawatir bahwa semakin meluasnya jaringan nirkabel pita lebar (broadband wireless network) yang digelar oleh sejumlah operator selular juga dapt disalahgunakan pula.
Berdasarkan data statistik dari Interpol, konten berisi kejahatan seksual terhadap anak masih terus tumbuh. Di Internet kini setidaknya terdapat sekitar 200 ribu gambar anak-anak yang tengah dieksploitasi secara seksual. 82% diantaranya adalah gambar anak di bawah usia 12 tahun.
GSM Association sendiri didirikan pada 1987, beranggotakan lebih dari 700 operator selular dan 80 pabrikan dan pemasuk teknologi terkait di lebih dari 200 negara di dunia.
"Laporan dari Barcelona" ini terselenggara atas undangan Ericsson Indonesia.
.(dbu/dbu)