Dalam penjelasannya kepada presiden, Awaluddin menuturkan Telkom sebagai perusahaan negara, kini tengah membangun situs-situs untuk pengembangan komunitas digital di masyarakat, seperti: situs 'Kampung Wisata Digital' di Desa Tuk Tuk Kabupaten Samosir di Pulau SamosirΒ (www.tuktuksamosir.kampungdigital.com), situs 'Pustaka Digital' Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemprov Sumatra Utara (www.pustakasumut.com), dan situs 'Kampung Digital' di Sunggal - Medan (www.terangbulan.kampungdigital.com).
"Pengembangan ICT (teknologi komunikasi informasi) itu diharapkan akan memberdayakan masyarakat di berbagai sektor," tukas Awaluddin ketika menyambut lawatan SBY ke Medan baru-baru ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam konteks yang lebih luas, implementasi ini nantinya akan dibentuk banyak Community Tele Centre di masyarakat dalam basis kecamatan atau desa di Propinsi Sumatra Utara," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Infokom Provinsi Sumatra Utara, Eddy Sofyan MAP, menjelaskan Sumatra Utara saat ini memiliki sekitar 390 kecamatan. Dari jumlah itu, ujarnya, pemprov akan mencoba juga mengembangkan radio komunitas dalam jangkauan radius udara 5 km.
"Kemudian, komunitas tersebut juga akan didukung dengan pengembangan layanan ICT yang lebih modern dalam bentuk website atau blogsite 'Kampung Digital' dan penerapan teknologi ICT untuk mendukung pemberdayaan masyarakat menuju knowledge-based society (masyarakat berbasis pengetahuan)," pungkasnya.Β (rou/rou)