Peluncuran layanan ini dilakukan oleh jajaran Direksi Indosat bersama dengan Sekretaris Daerah Propinsi NAD Husni Bahri TOB dan Aizirman Djusan, Kepala Badan Litbang dan SDM Depkominfo.
Peluncuran ketiga layanan tersebut ditandai dengan test video call 3.5G domestik antara Aceh dengan Balikpapan, serta secara internasional antara Aceh dengan Singapura. Sementara untuk fiber optik dilakukan test video conference antara Aceh, Medan dan Makasar serta untuk INIX berupa demo international game online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaringan serat optik yang diresmikan menghubungkan 3 BSC di propinsi NAD antara lain BSC Lamyong, BSC Lhokseumawe dan BSC Sigli yang terhubung langsung dengan MSC di Medan. Khusus untuk segmen Banda Aceh-Medan, jaringan fiber optik yang digelar sepanjang 628 km, yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu Banda Aceh-Lhokseumawe sepanjang 278 km dan Lhokseumawe-Medan sepanjang 350 km.
Layanan komunikasi data INIX adalah layanan lalu lintas internet domestik berkapasitas besar (broadband). Hadirnya INIX diharapkan dapat menjadi solusi alternatif layanan internet domestik yang selama ini menggunakan routing internasional. Sebab, dengan layanan INIX koneksi internet untuk mengakses informasi lokal menjadi lebih cepat dan efisien karena langsung terhubung dengan jaringan internet nasional tanpa harus melewati jaringan internasional.
Sementara itu layanan Indosat 3.5G Broadband yang diluncurkan di NAD seperti layanan 3.5G yang sudah lebih dulu dihadirkan yaitu menggunakan teknologi High Speed Downlink Packed Access (HSDPA) dengan kecepatan hingga 3.6 Mbps (mega bit per second) atau 9 kali lebih cepat dibandingkan dengan layanan data 3G pada umumnya.Β (ash/ash)