Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Telkom Kebut Perampingan, Target Tutup 19 Anak Perusahaan di Q4

Telkom Kebut Perampingan, Target Tutup 19 Anak Perusahaan di Q4


Agus Tri Haryanto - detikInet

Seno Soemadji, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia
Foto: Adi FR/detikINET
Jakarta -

Telkom Indonesia terus mempercepat program streamlining atau perampingan struktur perusahaan di lingkungan Telkom Group. Dari total 50 perusahaan yang menjadi sasaran perampingan, sebanyak 24 perusahaan telah berhasil diselesaikan.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia Seno Soemadji mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya Telkom menyederhanakan struktur perusahaan dari sebelumnya 68 perusahaan menjadi 18 perusahaan.

"Total yang harus kita streamline itu ada 50 perusahaan, dari 68 menjadi 18. Per hari ini kita sudah close 24 dan kecepatannya sangat agresif, artinya hampir 50% kita sudah close," ujar Seno di konferensi pers spin-off InfraCo Tahap 2, Jakarta, Rabu malam (30/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan capaian tersebut, Telkom menargetkan dapat menyelesaikan 19 perusahaan lainnya pada kuartal IV 2026. "Targetnya 19 insya Allah akan kita close lagi di Q4 ini," katanya.

Sementara itu, terkait masih terdapat tujuh perusahaan yang kemungkinan baru dapat diselesaikan perampingannya pada 2027, Seno menjelaskan, proses tersebut berkaitan dengan aktivitas divestasi sehingga membutuhkan tahapan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

"Dan sisanya tujuh itu kemungkinan akan bergeser di 2027 karena melibatkan aktivitas divestasi. Divestasi ini juga kami lakukan agar memastikan optimisasi dari value sebelum kita streamline," tuturnya.

Program streamlining tersebut menjadi salah satu fokus transformasi Telkom Group untuk menyederhanakan struktur usaha dan mengoptimalkan portofolio perusahaan.

Percepatan streamlining juga sejalan dengan arahan Direktur Utama Telkom Indonesia yang baru, Nanang Hendarno. Ia mengatakan jajaran direksi Telkom akan melanjutkan sejumlah agenda dalam TLKM 30, termasuk Operational and Service Excellence, Streamlining, Unlock Value, serta Modus-Operandi Shift.

Nanang mengatakan perubahan jajaran direksi dan komisaris Telkom akan dimanfaatkan untuk mempercepat implementasi program-program tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian adalah streamlining yang mendapat arahan dari Danantara dan pemerintah.

"Yang paling penting sesuai dengan instruksi dan arahan dari Danantara, yaitu kita harus mempercepat streamlining ini," kata Nanang.

Menurut Nanang, Telkom akan mengupayakan target streamlining tersebut dapat diselesaikan pada 2026, meskipun sebagian proses dapat berlanjut hingga tahun berikutnya.

"Target yang diberikan oleh Danantara dan pemerintah akan kita coba upayakan semaksimal mungkin untuk bisa kita selesaikan streamlining ini di tahun ini dan mungkin berlanjut ke tahun depan," tuturnya.



(agt/agt)




Hide Ads