×
Ad

Apa yang Terjadi Saat Keluar dari Area Coverage 5G?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 11 Agu 2026 10:15 WIB
Ilustrasi jangkauan 5G yang dirasakan pengguna dengan disediakan operator seluler Telkomsel. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

Ringkasan: Saat keluar dari area coverage 5G, smartphone umumnya akan otomatis beralih ke jaringan 4G/LTE yang tersedia sehingga koneksi internet tetap berjalan. Perpindahan ini tidak mengharuskan pengguna mengganti SIM atau mengaktifkan kembali layanan 5G.


Jaringan 5G menawarkan koneksi internet dengan kecepatan lebih tinggi dan latensi lebih rendah dibandingkan jaringan seluler generasi ke-4 alias 4G. Namun, pengalaman tersebut tidak akan selalu tersedia ketika pengguna berpindah lokasi.

Saat keluar dari area yang terjangkau jaringan 5G, smartphone pengguna pada umumnya akan beralih ke jaringan 4G/LTE yang tersedia agar koneksi data tetap berjalan.

Peralihan ini biasanya berlangsung otomatis sehingga pengguna tidak perlu mengganti kartu SIM atau mengaktifkan kembali jaringan secara manual.

HP 5G Akan Kembali ke 4G

Pada umumnya untuk saat ini, sinyal 5G tidak tersedia menyeluruh layaknya 4G. Ketika pengguna meninggalkan area yang tersedia layanan 5G, smartphone akan mencari jaringan yang masih tersedia di lokasi. Jika operator memiliki cakupan 4G di lokasi tersebut, maka perangkat akan melakukan fallback atau berpindah ke jaringan 4G.

Hal itu terjadi pada smartphone berbasis Android maupun iOS. Jika mengaktifkan mode 5G Otomatis memungkinkan perangkat mencari sinyal yang ada seperti pindah ke LTE ketika koneksi 5G tidak memberikan peningkatan performa yang signifikan. Pengaturan ini merupakan bagian dari fitur Data Cerdas yang juga dirancang untuk menghemat baterai.

Sehingga, ketika pengguna bergerak dari wilayah yang memiliki sinyal 5G ke wilayah yang hanya memiliki 4G, koneksi internet tidak serta-merta terputus. Perangkat akan menggunakan jaringan yang tersedia.

Tidak Perlu Ganti SIM Saat Berpindah Jaringan

Perpindahan dari 5G ke 4G tidak berarti pengguna harus mengganti kartu SIM. Sebab, kartu SIM yang dipakai sudah USIM alias 4G, maka peralihan jaringan tersebut tidak memerlukan pergantian kartu secara manual atau fisik.

Pada suatu kesempatan, Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna menjelaskan bahwa pelanggan 4G yang ingin menggunakan 5G tidak perlu melakukan registrasi ulang. Menurutnya, peralihan dari 4G ke 5G pada pelanggan dilakukan secara otomatis setelah perangkat mendukung 5G.

"Kalau dulu ada beberapa case untuk mengaktifkan 5G, itu nggak perlu lagi. Jadi, semua sudah aktif, tinggal handsetnya saja di-upgrade atau diganti," ujar Indra kepada detikINET.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perpindahan jaringan 4G dan 5G dapat digunakan secara bergantian pada perangkat yang kompatibel, tergantung ketersediaan jaringan di lokasi pengguna dan selama masa aktif internet.

Dukung Seri Balapan Mandalika, Telkomsel Siapkan 221 BTS-Jaringan Hyper 5G Foto: Dok. Telkomsel



Simak Video "HONOR 400 Lite: Smartphone 3 Jutaan dengan AI Camera Button"

(agt/afr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork