Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja, mengatakan pemilihan daerah didasarkan atas kondisi di wilayah tersebut yang termasuk daerah kurang pasokan listrik. Dengan demikian, ujarnya, perlu dibuat teknologi alternatif dalam pembangunan BTS.
"Kami saat ini baru punya satu BTS tenaga surya di Pekanbaru dan teknologinya terus dikembangkan. Ini bukan sekadar coba-coba, kami ingin serius," Kiskenda menegaskan seusai peluncuran mobile wallet T-Cash di Kantor Menteri Negara BUMN, Jakarta, Selasa (27/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai investasi BTS Tenaga Surya ini Kiskenda mengaku belum ada data pasti dan masih tahap evaluasi. Namun, Kiskenda memastikan, dana pembangunan BTS Tenaga Surya itu akan diambil dari belanja modal (Capex) 2008 yang senilai US$ 1,5 miliar - 1,7 miliar.
Pendanaan Capex itu akan didapat dari internal dan pinjaman. "Bisa jadi kita akan menerbitkan obligasi, tapi ini belum dievaluasi. Ini sebagai alternatif, tapi biasanya pendanaan itu dari internal. Itu semua tergantung kebijakan pemegang saham," Kiskenda menguraikan.
(wsh/wsh)