Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Lepas AdMedika ke Fullerton Singapura, Telkom Tata Portofolio Ala Danantara

Lepas AdMedika ke Fullerton Singapura, Telkom Tata Portofolio Ala Danantara


Agus Tri Haryanto - detikInet

Grup layanan kesehatan regional Fullerton Health resmi menyelesaikan akuisisi PT Administrasi Medika (AdMedika) beserta anak usahanya, TelkoMedika, dari PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), anak usaha PT Telkom Indonesia.
Telkom Group mulai melakukan penataan portofolio bisnis berdasarkan arahan Danantara. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

PT Administrasi Medika (AdMedika) jadi anak usaha pertama yang resmi dilepas Telkom di tengah dorongan konsolidasi dan optimalisasi portofolio BUMN yang digaungkan Danantara. AdMedika kini berada di naungan ke perusahaan Singapura, Fullerton Health.

Melalui akuisisi tersebut, Fullerton Health akan menggabungkan kapabilitas administrasi layanan kesehatan AdMedika dengan jaringan layanan kesehatan regional yang dimilikinya.

Sebagai informasi, Fullerton Health memiliki hampir 600 fasilitas kesehatan milik sendiri, jaringan lebih dari 32.000 penyedia layanan kesehatan, dan melayani lebih dari 8 juta anggota di tujuh negara Asia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Seiring dengan berkembangnya layanan kesehatan, kami percaya bahwa kepemilikan baru ini adalah langkah yang tepat bagi kami untuk memperkuat kemampuan dan mempersiapkan diri untuk pertumbuhan di masa depan," ujar Chief Executive Officer AdMedika Group, Dian Prambini di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Kendati telah bergabung ke dalam grup Fullerton Health, AdMedika dan TelkoMedika akan tetap beroperasi menggunakan merek serta struktur kepemimpinan yang ada saat ini. Perusahaan juga memastikan seluruh karyawan tetap bekerja seperti biasa dan akan memperoleh peluang pengembangan karier dalam jaringan Fullerton Health.

"Kemitraan ini bukan sekedar perubahan kepemilikan. Ini tentang menyatukan kekuatan AdMedika dan kekuatan Fullerton Health untuk menciptakan nilai yang besar bagi pelanggan, mitra, penyedia layanan kesehatan, dan komunitas yang kami layani," kata Dian.

Pada kesempatan yang sama, President Director TelkomMetra Pramasaleh Haryo Utomo mengatakan divestasi AdMedika telah berlangsung lama, tepatnya sejak 2024.

"Divestasi ini sebenarnya mewakili strategi optimalisasi portofolio sebagaimana diamanatkan oleh pemegang saham kami, Telkom, dan juga pemegang saham utama, Danantara, untuk fokus pada bisnis inti Telkom Group dan juga memperkuat posisi Telkom di bidangnya, yakni konektivitas, digitalisasi, dan B2B IT," tutur Pramasaleh.

Sebelumnya, Telkom Indonesia telah mengumumkan akan melakukan perapihan anak usaha menjadi strategi bisnis perusahaan dengan ditargetkan ada 10 perusahaan yang dilepas di akhir Juni 2026.

10 Penutupan anak usaha bulan Juni mendatang adalah bagian dari proses perampingan 67 anak usaha menuju 15-22 anak usaha saja. Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom, Seno Soemadji mengatakan Danantara Indonesia sudah meminta Telkom untuk merampingkan anak usaha.

"Permintaan Danantara itu bukan akhir tahun, akhir Juni ini kita diminta menutup 10 anak usaha dan Insya Allah kita berkomitmen untuk bisa menutup 10 anak usaha," kata Seno dalam paparan TLKM 30: Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan melalui Transformasi Strategis di Kantor Telkom, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Seno mengatakan Telkom secara bisnis sudah melakukan pertimbangan dan melakukan analisa. Proses streamlining ini melihat mana anak usaha yang overlap alias bisnisnya serupa akan digabungkan. Anak usaha yang perfomanya negatif terus selama dua tahun terakhir akan ditutup.




(agt/agt)




Hide Ads