Telkomsel mengungkapkan strategi terbaru perusahaan di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.
Bertepatan dengan HUT ke-31 Telkomsel menyatakan komitmen dalam menghadirkan pengalaman yang lebih personal, relevan, dan bermakna bagi masyarakat, khususnya terhadap 156,1 juta pelanggannya. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan teknologi harus mampu menghadirkan layanan yang lebih personal, relevan, dan memahami kebutuhan pelanggan.
"Di era transformasi digital dan Artificial Intelligence (AI), pendekatan yang berpusat pada pelanggan dengan empati menjadi kunci, sehingga setiap solusi mampu menghadirkan kemudahan, rasa aman, dan dukungan dalam keseharian pelanggan," ujar Nugroho dikutip dari siaran pers yang diterima detikINET, Rabu (27/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa tahun terakhir, Telkomsel mulai memperluas penggunaan AI untuk mendukung operasional jaringan hingga layanan pelanggan. Teknologi Autonomous Network kini digunakan untuk membantu pengelolaan jaringan yang lebih otomatis dan efisien.
Sementara Virtual Assistant Veronika terus dikembangkan untuk mempercepat respons layanan pelanggan dan menghadirkan pengalaman yang lebih personal.
Perusahaan juga mulai masuk lebih dalam ke ekosistem AI nasional melalui kolaborasi dengan Indonesia Artificial Intelligence. Salah satu hasilnya adalah fitur pembelajaran berbasis AI bernama Sacred Octagon di aplikasi MyTelkomsel.
Selain AI, Telkomsel juga mempercepat ekspansi jaringan Hyper 5G. Saat ini perusahaan mengklaim telah memiliki lebih dari 6.380 BTS 5G yang tersebar di lebih dari 107 kota dan kabupaten di Indonesia, termasuk jaringan 5G contiguous di 36 wilayah.
Transformasi tersebut diperkuat lewat integrasi layanan IndiHome B2C dan pengembangan MyTelkomsel Super App yang kini menjadi pusat berbagai layanan digital perusahaan.
Tak hanya fokus pada kota besar, Telkomsel juga terus memperluas konektivitas ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Perusahaan menyebut pemerataan akses digital menjadi bagian penting dalam mendorong inklusi teknologi di Indonesia.
Di sisi keberlanjutan, Telkomsel mulai memperluas penggunaan BTS berbasis energi terbarukan melalui BTS Green. Saat ini lebih dari 360 BTS perusahaan telah menggunakan energi ramah lingkungan.
Perusahaan juga mengklaim ekosistem bisnisnya berkontribusi terhadap penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja langsung maupun tidak langsung berdasarkan kajian sosio-ekonomi independen PT LAPI ITB periode 2024-2025.
Memasuki usia ke-31 tahun, Telkomsel menilai transformasi industri telekomunikasi kini bergerak menuju era layanan digital berbasis AI, di mana operator tidak lagi hanya menyediakan konektivitas, tetapi juga membangun pengalaman digital yang lebih terintegrasi dan personal bagi pelanggan.
Bertepatan dengan HUT ke-31, Telkomsel menghadirkan paket Surprise Deal bagi pelanggan Simpati dengan dua paket utama, yakni kuota 31 GB untuk masa aktif tiga hari seharga Rp 31 ribu, serta kuota 500 GB untuk masa aktif 30 hari seharga Rp 310 ribu.
(agt/agt)

