Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indosat dan XL Sengaja Tak Ajukan 11 Blok Tender USO

Indosat dan XL Sengaja Tak Ajukan 11 Blok Tender USO


- detikInet

Jakarta - Dalam tender Universal Service Obligation (USO) atau lebih dikenal dengan pengadaan fasilitas telepon pedesaan, PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) dan PT Indosat Tbk mengaku sengaja tak mengajukan untuk menghadirkan pelayanan di semua blok. Marketing Director Indosat, Guntur S. Siboro, mengatakan pihaknya memang sengaja hanya mengajukan pengadaan telepon pedesaan di dua blok saja. Sedangkan dari pemerintah membagi wilayah Indonesia dalam 11 blok pelayanan. Hal itu, ujarnya, didasari pada rasionalitas bisnis. "Sebagai perusahaan terbuka, kalau kami melakukan sesuatu kesalahan di luar perhitungan dampaknya bisa pada anjloknya harga saham," tutur Guntur di Gedung Indosat, Senin (8/10/2007). Hal senada juga diungkapkan Myra Junor, GM Corporate Communication XL, dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Senin (8/10/2007). Menurut Myra, XL memang sengaja hanya mengajukan pada 5 blok. "Pada saat registrasi, pihak XL mengambil 11 Blok atau semua blok yang ditawarkan. Namun, saat secara resmi dokumen permohonan kami kembalikan, XL hanya mengambil di 5 Blok dan hasil dari evaluasi panitia menyatakan permohonan di 5 Blok tersebut lolos," ujar Myra tanpa menyebutkan alasan pemilihan 5 blok tersebut. Menurut Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, total ada 24 perusahaan yang dinyatakan lolos prakualifikasi pengadaan telepon pedesaan tersebut. Sedangkan tiga perusahaan yang tidak lolos adalah PT Multidata Rancana Prima, PT Pasifiktel Indotama dan PT Rahajasa Media Internet. (wsh/wsh)





Hide Ads