Mobile-8 Terus Genjot Layanan di Luar Jawa
- detikInet
Jakarta -
PT Mobile-8 Telecom Tbk terus mengembangkan layanan CDMA selulernya ke luar Pulau Jawa. Setelah sebelumnya hadir di Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Bali, kini giliran Kalimantan Selatan.Direktur dan Chief Corporate Affairs Mobile-8, Merza Fachys menjelaskan, peluncuran di Kalimantan Selatan merupakan bagian dari rencana bisnis perusahaan untuk memperluas jaringan layanan hingga ke seluruh Indonesia, yang saat ini diklaim telah mencapai 42% menjadi lebih dari 80% dari total populasi pada 2010, termasuk menjangkau kawasan timur Indonesia. Mobile-8 yang saat ini memiliki sekitar 2,5 juta pelanggan, lanjut dia, juga menargetkan untuk membidik satu juta pelanggan dari berbagai kawasan di luar Pulau Jawa sebagai bagian dari target tahun ini yang mencapai empat juta pelanggan."Mobile-8 menjadikan kota Banjarmasin sebagai salah satu kota yang mendapatkan prioritas utama dalam hal pengembangan jaringan layanan kami di luar Pulau Jawa," kata Merza dalam keterangan tertulisnya pada detikINET, Senin (8/10/2007).Untuk melayani kebutuhan telekomunikasi masyarakat di Kalimantan Selatan, disebutkan, Mobile-8 menyiapkan tidak kurang dari 50 ribu nomor Fren, baik untuk prabayar maupun pascabayar, serta 15 ribu handset ponsel. "Disamping itu, layanan kami di Kalimantan Selatan saat ini telah didukung oleh 32 BTS (pemancar telekomunikasi-red.) dari keseluruhan 50 BTS yang akan dibangun hingga akhir tahun 2007 ini. Adapun aktivitas penjualan, di samping di toko-toko ponsel, secara khusus juga akan kami laksanakan di berbagai lokasi strategis hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang," jelas Merza.Di lain kesempatan, Merza juga mengungkapkan, Mobile-8 akan merilis layanan telepon tetap nirkabel (fixed wireless access/FWA) di enam kota di Jawa, Bali, dan Kalimantan akhir tahun ini selain terus meningkatkan cakupan selulernya di luar Pulau Jawa.Ia mengatakan pembukaan layanan FWA tersebut tinggal menunggu pembukaan interkoneksi dari operator lain yang kemungkinan besar akan selesai akhir tahun ini. "Untuk keperluan pembukaan layanan FWA itu, kami memasang target meraih lisensi SLJJ (sambungan langsung jarak jauh) yang tendernya mungkin akan digelar akhir tahun ini," tandasnya.
(rou/rou)