Menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026, Telkomsel memproyeksikan lonjakan trafik data nasional mencapai 70,85 petabyte (PB) atau meningkat sekitar 11,1% dibandingkan hari normal. Puncak trafik internet ini akan terjadi H+3 lebaran.
Peningkatan ini diprediksi terjadi seiring melonjaknya aktivitas digital pelanggan, mulai dari video streaming, komunikasi, gim, belanja online, hingga media sosial sepanjang Ramadan hingga periode mudik dan Lebaran.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan kesiapan jaringan menjadi fokus utama perusahaan agar pelanggan tetap nyaman beribadah, bersilaturahmi, dan beraktivitas digital tanpa gangguan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tingkatkan keandalan jaringan agar setiap pelanggan dapat beribadah dengan khusyuk, bersilaturahmi dengan lancar, dan menikmati momen Ramadan yang lebih bermakna," ujarnya di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Telkomsel memetakan potensi kenaikan trafik tertinggi berada di wilayah Jawa Tengah dan DIY, Jawa Barat, serta Jawa Timur. Selain pergerakan pelanggan ke kampung halaman, lonjakan juga dipicu peningkatan konsumsi layanan digital di kawasan residensial dan titik-titik transportasi utama.
Untuk mengantisipasi puncak trafik tersebut, Telkomsel mengoptimalkan jaringan di 494 titik prioritas (Points of Interest/POI) yang mencakup area keramaian, pusat transportasi, rute mudik, kawasan permukiman, hingga tempat ibadah.
Perusahaan juga menyiagakan 45 unit COMBAT (Compact Mobile BTS) di lokasi dengan potensi kepadatan tinggi guna menjaga kapasitas dan kualitas sinyal tetap optimal, serta melakukan drive test sepanjang sekitar 18.406 kilometer, termasuk 4.167 kilometer ruas tol utama, demi memastikan cakupan layanan suara dan data tetap prima.
Dalam menjaga stabilitas layanan selama periode krusial RAFI, Telkomsel mengandalkan Autonomous Network berbasis kecerdasan artifisial (AI) untuk pemantauan end-to-end selama 24 jam penuh.
Sistem tersebut memungkinkan deteksi dini gangguan, diagnosis cepat, hingga perbaikan otomatis. Sebanyak 15 Posko Siaga Network juga disiapkan untuk menjaga kualitas layanan di lapangan.
Langkah tersebut melengkapi kehadiran 43 Posko Telkomsel Siaga yang beroperasi pada 19 Februari hingga 31 Maret 2026. Posko ini melayani berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari aktivasi dan isi ulang produk, migrasi SIM/eSIM, bantuan MyTelkomsel, hingga penukaran Telkomsel Poin.
(rns/rns)