Postel Siap Diperiksa KPPU Soal Tender SLI
- detikInet
Jakarta -
Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar menyambut baik usulan yang meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk menyelidiki proses pemilihan pemenang tender lisensi sambungan langsung internasional (SLI).Usulan penyelidikan tersebut sebelumnya dilontarkan Wakil Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat RI, Drajad Wibowo, karena Bakrie Telecom yang memenangkan tender SLI dinilainya tidak memiliki kesiapan dari segi infrastruktur."Kami menyambut baik dan sangat terbuka untuk diperiksa KPPU. Saya pikir ada positifnya juga supaya mereka tahu cara kerja kita, dan ini rasanya memang tugas KPPU," kata Basuki saat dihubungi detikINET, Rabu (19/9/2007).Namun ia juga menegaskan bahwa tim seleksi telah berupaya bersikap transparan dan terbuka dalam tender SLI ini sehingga siap menerima kritikan dan sanggahan dari pihak yang mengajukan keberatan.Ketika dikonfirmasi, Direktur Layanan Korporasi Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi, mengaku enggan berpolemik menyikapi usulan DPR tersebut."Kami mengikuti proses tender secara benar sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Dan, kami tetap berkomitmen dengan apa yang telah kami sampaikan," tegasnya.Percepat SanggahanDirjen menuturkan, dirinya telah menghubungi pihak Excelcomindo Pratama (XL) dan Natrindo Telepon Seluler (NTS) selaku pihak yang kalah tender dan gagal mendapatkan lisensi SLI."Saya sudah menghubungi keduanya dan mendorong mereka untuk membuat surat sanggahan. Setelah surat tersebut kami terima dan kami balas, baru kemudian kami bisa membeberkan semuanya ke publik setelah masa sanggah usai," jelasnya.Basuki mengaku bahwa sebenarnya ia sudah sangat gregetan ingin segera mempublikasikan segala alasan terkait proses seleksi pemenang tender SLI, namun sayangnya aturan tender tidak mengizinkannya untuk berbuat demikian."Saya suka ceplas-ceplos, tapi saya tidak bisa mengungkapkannya untuk saat ini karena dibatasi norma-norma dan etika tender," ujarnya dengan berat hati.
(rou/wsh)