Starlink, layanan internet satelit milik SpaceX, menggratiskan akses internet selama 30 hari penuh bagi seluruh pelanggannya yang terdampak banjir besar di Provinsi Sumatra.
Kebijakan ini diumumkan langsung melalui media sosial Starlink. "Bagi mereka yang terdampak banjir parah di Indonesia, Starlink menyediakan layanan gratis bagi pelanggan baru dan lama hingga akhir Desember. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk segera membangun terminal dan memulihkan konektivitas ke wilayah yang paling terdampak di Sumatra," ujar perusahaan milik Elon Mask ini di X (Twitter).
Starlink turut mengirimkan email kepada pelanggan di Indonesia. Dalam email tersebut berisikan:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi pelanggan di Indonesia yang terdampak banjir yang sedang berlangsung, Starlink menyediakan layanan gratis selama satu bulan. Bagi pelanggan aktif, tidak perlu melakukan tindakan apa pun. Kami telah secara proaktif menerapkan kredit layanan ke akun Anda. Bagi pelanggan yang ditangguhkan, kami juga telah menerapkan kredit layanan sehingga Anda dapat mengaktifkan kembali layanan dan menggunakan kredit tersebut selama periode ini. Anda dapat melihat kredit yang tersedia melalui tab penagihan di akun Anda. Doa dan dukungan kami menyertai Anda serta komunitas Anda di masa sulit ini. Kami memahami betapa pentingnya konektivitas dan berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif."
Artinya, semua pelanggan Starlink-baik yang masih aktif maupun yang sebelumnya ditangguhkan karena tunggakan-di wilayah terdampak banjir secara otomatis mendapatkan kredit senilai satu bulan layanan tanpa perlu mengajukan permohonan apa pun.
"Kebijakan standar SpaceX adalah menjadikan Starlink gratis setiap kali terjadi bencana alam di suatu tempat di dunia. Tidaklah benar mengambil untung dari kemalangan," ujar Elon Musk di akun X.
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatra sejak akhir pekan lalu telah menyebabkan puluhan korban jiwa, ribuan warga mengungsi, serta memutus jaringan listrik dan telekomunikasi.
Di tengah kondisi darurat tersebut, akses internet menjadi sangat krusial untuk koordinasi evakuasi, komunikasi keluarga, akses informasi bencana, hingga layanan kesehatan.
Dikutip dari detiknews, Presiden Prabowo Subianto mengirimkan 17 starlink untuk mempermudah komunikasi.
"Per hari ini, sudah masuk bantuan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk Sumut. Pertama adalah alat komunikasi Starlink, ada 17, ini sangat berguna dengan adanya alat Starlink," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers, Jumat (28/11/2025).
Selain itu, Prabowo juga mengirimkan 17 genset, 15 perahu LCR, 750 dus mie instan, 19 tenda pengungsi dan 1 kompresor. Suharyanto mengatakan bantuan-bantuan ini akan didistribusikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah yang terkena bencana.
(afr/afr)











































