Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mobile-8 Mundur dari Tender SLI

Mobile-8 Mundur dari Tender SLI


- detikInet

Jakarta - PT Mobile-8 Telecom Tbk memutuskan untuk mundur dari tender perebutan lisensi penyelenggaraan jaringan tetap sambungan internasional (SLI). Alhasil, dengan pengunduran tersebut, lisensi SLI tinggal diperebutkan tiga operator, yakni PT Bakrie Telecom Tbk, PT Excelcomindo Pratama Tbk, dan PT Natrindo Telepon Seluler.Hal itu terungkap saat acara pembukaan dokumen seleksi yang berlangsung di kantor Ditjen Postel, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (23/8/2007). Direktur Layanan Korporat Mobile-8, Merza Fachys menjelaskan, kemunduran pihaknya dalam tender tersebut karena tidak sesuainya rencana bisnis yang dijalankan perusahaan dengan persyaratan pembangunan jaringan yang diminta pemerintah."Kalau membangun sendiri, rencana bisnis kami yang mencakup investasi, penambahan opex (biaya operasional-red.), dan target revenue tidak masuk dalam hitungan kami. Kalau sewa kami masih mau," jelasnya kepada detikINET, Kamis (23/8/2007).Dalam persyaratannya, pemerintah mewajibkan pemenang SLI untuk membangun dua sentral gerbang internasional untuk terhubung ke jalur utama (tier-1) semisal Amerika Serikat dan Inggris. Sebab, selain untuk SLI, tujuan utama pembangunan infrastruktur tersebut demi menambah jalur alternatif untuk layanan internet melalui sambungan serat optik.Mobile-8 sendiri, sebelumnya mengaku siap mengalokasikan dana maksimal US$ 10 juta untuk membangun dua SGI tersebut yang rencananya akan memiliki titik labuh (landing point) di Hong Kong."Tapi setelah digodok secara matang bersama tim perencanaan dan disimpulkan bersama share holder, akhirnya kami memutuskan untuk mundur. Karena kalaupun kami memaksakan untuk membangun, break even point-nya akan lama sekali," urai Merza lagi.Dengan pengunduran diri Mobile-8, Postel memastikan jadwal seleksi tender tak akan mengalami perubahan. "Schedule tetap sama. Mulai hari ini sampai 27 Agustus, kami akan mengevaluasi dari dokumen yang kita buka tadi. Mudah-mudahan 11 September nanti, pemenangnya sudah bisa diumumkan," ujar Kabag Umum dan Humas Ditjen Postel, Gatot S. Dewa Broto.Ketika dokumen persyaratan tender dari para peserta seleksi dibuka, Gatot pun mengaku belum memeriksa secara detil kelengkapan isinya. "Belum dicek isinya, apakah sesuai yang di-request atau tidak. Tadi kami cuma nyari kelengkapan dokumen persyaratannya saja," tandasnya. (rou/rou)







Hide Ads