Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Telkomsel Rampungkan Upgrade Jaringan

Telkomsel Rampungkan Upgrade Jaringan


- detikInet

Yogyakarta - Telkomsel merampungkan proses upgrading sistem Intelligent network (IN) baru di 10 kota. Migrasi yang dilakukan secara bertahap sejak 2004 lalu itu menghabiskan biaya sekitar Rp 35 miliar. Direktur Perencanaan & Pengembangan PT Telkomsel, Bambang Riyadhi Oemar, mengatakan dengan rampungnya proses tersebut pihaknya kini dapat menerapkan inovasi sistem tagihan dan pelayanan secara konvergen bagi pelanggan prabayar dan pascabayar dengan sistem Convergent Online Charging (COC). "Proses peningkatan kemampuan dengan migrasi IN sudah dilakukan sejak 2004 dengan tiga tahap, yaitu migrasi platform, provisioning pada 2005, dan fase integrasi yang rampung pada pertengahan 2007 ini," ungkapnya dalam acara press gathering Telkomsel di Grand Hyatt, Yogyakarta, Minggu (5/8/2007). Lebih lanjut Bambang menjelaskan, dengan implementasi COC ini maka seluruh pelanggan Telkomsel dapat mengakses ragam fitur layanan tanpa membedakan apakah pelanggan Simpati, KartuAS, atau kartuHALO. "Yang masih jadi perbedaan, hanya sistem penagihan. Di mana prabayar di muka, sedangkan pasca bayar di belakang," ujarnya. Tiga Nomor, Satu KartuDengan implementasi IN baru tersebut, tutur Bambang, Telkomsel menawarkan fitur baru yang dinamai Collect Call. Fitur itu disebut memungkinkan biaya panggilan dibebankan pada penerima telepon. Fitur ini dimanfaatkan hanya untuk sesama pengguna Telkomsel. Bambang melanjutkan, dengan COC Telkomsel bisa menawarkan layanan multi-number. Artinya, dalam satu kartu bisa memiliki tiga nomor. Tiga nomor itu bisa satu untuk komunikasi, satu untuk data, dan satu untuk faksimili. Sistem COC ini, ujar Bambang, juga memungkinkan pengguna prabayar mendapatkan informasi detail tentang penggunaan pulsa dan fitur perpanjangan masa isi ulang otomatis jika mencapai pemakaian pulsa tertentu. "Dengan implementasi COC ini, Telkomsel nantinya tidak hanya sebagai market leader tapi menjadi service leader karena sudah menjadi sistem dengan kemampuan meningkatkan fleksibilitas, efisiensi, dan penyederhanaan proses dalam menghadirkan ragam inovasi, produk serta layanan konvergen pascabayar dan prabayar," kata Bambang. (wsh/wsh)






Hide Ads