Senilai Rp 12 M
'Sisa Pulsa Jadi Duit Haram'
- detikInet
Jakarta -
Sisa pulsa di kartu prabayar yang masa berlakunya telah habis atau hangus (churn) dipertanyakan ke mana larinya oleh Indonesia Telecommunication User Group (Idtug)."Itu sisa pulsa jadi duit haram di operator, pertanggungjawabannya ke mana? Bayangkan saja, tiap bulan ada jutaan nomor prabayar yang hangus karena lupa isi ulang, dan saya yakin, di kartu hangus itu masih ada pulsanya walau tinggal sedikit," cetus Anggota Dewan Penasihat Idtug, Srijanto Tjokrosudarmo, di Wisma Kadin, Selasa malam (31/7/2007).Ia memperkirakan, secara industri, ada sekitar 10%-15% pelanggan kartu prabayar yang terkena churn di seluruh operator telekomunikasi. Jika saat ini jumlah nomor telepon yang beredar mencapai 80 juta, maka nomor yang hangus bisa mencapai 12 juta.Misalkan saja, kata Srijanto, tiap pemilik kartu yang nomornya hangus itu menyisakan pulsa senilai Rp 1.000, artinya ada pulsa senilai uang sekitar Rp 12 miliar yang menghilang tak jelas juntrungannya di tahun ini saja. "Setiap tahun operator bisa menangguk puluhan miliar dari nomor yang hangus.""Sekarang ini, kalau pulsa prabayar seluler kita tinggal Rp 1.000, kan sudah tidak bisa dipakai buat nelpon, dan banyak juga yang tidak ingat untuk mengisi ulang sampai masa tenggangnya habis. Harusnya, kalau masih ada pulsa, masa berlakunya diperpanjang saja," saran dia.
(rou/dbu)