Pemasukan Terbesar Motorola dari Ponsel Murah
- detikInet
Jakarta -
Kontribusi terbesar Motorola berasal dari ponsel di bawah Rp 1 juta. Sekitar 60 persen pengguna ponsel di Indonesia menggunakan ponsel berjenis low-end yang harganya di bawah Rp 1 juta.Yanti Agus, Marketing Manager Personal Communication Sector PT Motorola Indonesia, mengungkap hal tersebut di sela-sela acara Festival Komputer Indonesia dan Indonesia Celullar Show di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (27/6/2007).Tahun ini Motorola akan konsentrasi untuk membidik segmen middle-low. "Posisi Motorola saat ini untuk ponsel CDMA berada di nomor 2, sedangkan GSM di nomor 3, jadi kita akan memperbanyak Motorola W-series yang bermain di segmen middle-low.Yanti menambahkan, pihaknya bukan berarti akan meninggalkan produk high end, mengingat mereka juga menyediakan ponsel kelas atas meski segmen pasarnya lebih kecil. Produk dengan Aplikasi Screen3Di tempat yang sama, Motorola memamerkan portofolio produk mobile terbarunya. Salah satunya adalah ponsel RAZR2, model terbaru RAZR yang rencananya akan diluncurkan di seluruh dunia pada bulan Juli 2007. Ponsel ini diklaim memiliki eksterior yang lebih ramping dari RAZR terdahulunya. Ponsel ini terdiri dari tiga seri, yaitu RAZR2 V8 yang berbasis GSM dan EDGE, V9 (3G dan HSDPA), serta V9m (EvDO CDMA).Selain itu, Motorola juga mengeluarkan aplikasi yang disolidkan di dalam ponselnya, Screen3. Aplikasi screen3 adalah layanan informasi berbasis teks layaknya teks berjalan (running text) yang biasanya muncul di layar TV. Bedanya tampilan teks dalam Screen3 muncul dari atas ke bawah, bukan dari kiri ke kanan.Fitur ini sudah ada di ponsel-ponsel terbaru Motorola. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk membaca konten berita yang disediakan perusahaan penyedia konten, dengan biaya setara dengan tarif GPRS. Motorola menggandeng media online detikcom sebagai penyedia konten berita dari dalam dan luar negeri.
(nks/nks)