Pertumbuhan Minim, Telkom Segera Benahi Flexi
- detikInet
Jakarta -
Pertumbuhan pelanggan Flexi pada kuartal I 2007 terbilang minim bila mengacu pada target yang ditetapkan. Oleh karenanya, Telkom sebagai empunya produk segera berbenah demi mengejar ketertinggalannya.Direktur Network & Solution PT Telkom Tbk, I Nyoman G Wiryanata mengungkap, jumlah pelanggan Flexi hanya tumbuh sekitar 200 ribu pelanggan, dari sekitar 4,2 juta di akhir 2006 menjadi sekitar 4,4 juta pada akhir kuartal pertama tahun ini. Pertumbuhan itu terbilang minim, karena menurut Nyoman, perseroan menargetkan penambahan 2 juta pelanggan hingga akhir 2007 ini menjadi sekitar 6 juta pelanggan."Rendahnya angka pertumbuhan pelanggan itu baru sekadar estimasi minimal, penghitungan penambahannya kan masih berjalan terus. Lagipula, increamental revenue-nya cukup besar," ujar Nyoman ketika ditemui di ajang Selular Award di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (4/4/2007) malam.Untuk mengejar pertumbuhannya, menurut Nyoman, Telkom pun akan menggenjot penyelesaian pembangunan jaringan telepon tetap nirkabel di tujuh divisi regional Telkom khususnya di kawasan Timur Indonesia, serta menyatukan distribusi kartu dan pengelolaan jaringan di bawah satu atap."Kita ingin cepat menyelesaikan pembangunan BTS (base transceiver station) hasil tender karena di Indonesia Timur permintaan sudah cukup tinggi," ungkap Nyoman.Selain itu, salah satu program untuk mempercepat pertumbuhan usaha ialah dengan menata ulang penangan distribusi kartu dan jaringan. Kini, keduanya akan dikelola langsung di bawah satu unit terpadu pada divisi Flexi dalam naungan direktorat Network & Solution Telkom.Menurut Nyoman, Flexi yang baru saja didaulat sebagai 'The Best CDMA Provider' versi Majalah Selular itu, sejatinya memang sudah ditangani oleh divisi network. "Tapi yang namanya produk layanan, ada saja yang masih tercecer di divisi konsumer. Jadi sekarang lebih baik satu atap, baik dari produknya maupun dari kartunya," tandasnya.
(rou/nks)