Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jaringan Tumbang, Telkomsel Salahkan Konsumen

Jaringan Tumbang, Telkomsel Salahkan Konsumen


- detikInet

Jakarta - PT Telkomsel tidak terima dengan peringatan pertama yang dilayangkan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) gara-gara tumbangnya jaringan mereka di penghujung 2006. Bahkan, operator seluler tersebut berbalik menyalahkan pelanggannya. Lho?Anggota BRTI Heru Sutadi mengakui pihaknya telah menerima surat jawaban perihal peringatan pertama yang mereka layangkan. "Benar, Telkomsel sudah mengirimkan surat (yang menanggapi) soal peringatan pertama yang dikirimkan BRTI. Hanya saja, surat yang dikirim Telkomsel tersebut di bagian atas ditulis rahasia," ujarnya kepada detikINET, Jumat (16/3/2007).Karena bersifat rahasia, Heru hanya menceritakan isi surat tersebut secara garis besar saja. Menurutnya, meski menyatakan tidak terima dengan peringatan BRTI, dalam suratnya Telkomsel mengaku akan memperhatikan strategi pemasaran dan kemampuan sistem mereka."Namun dalam kasus akhir tahun lalu, Telkomsel menganggap hal itu (tumbangnya jaringan-red) karena perilaku konsumen itu sendiri. Telkomsel juga mengaku telah memberikan apresiasi dan beberapa diskon serta perpanjangan masa berlaku bonus yang diberikan," Heru menguraikan.Lalu, sebagai regulator yang harusnya membela kepentingan publik, apa tanggapan BRTI?"BRTI tetap konsisten menganggap peristiwa akhir tahun lalu merupakan kesalahan Telkomsel, bukan konsumen, karena tidak memperhatikan kemampuan sentral dam prediksi trafik akibat hari raya Idul Adha, malam tahun baru, SMS murah, dan batas akhir penggunaan bonus promosi mereka," tegas Heru."Mereka juga harus mengganti rugi konsumen yang dirugikan secara langsung, bukan perpanjangan masa berlaku bonus ataupun apresiasi terhadap loyalitaspelanggan," imbuhnya.Sementara itu, baik dirut maupun kepala bagian Humas Telkomsel ketika dihubungi via telepon dan pesan singkat sejak kemarin, masih belum mau berkomentar perihal tanggapan BRTI.Di lain pihak, kelompok pengguna telekomunikasi Indonesia Telecommunication User Group (IDTUG) mengaku gerah dengan kelakuan Telkomsel yang dianggapnya tidak bertanggungjawab akan ketidakmampuan jaringan mereka, IDTUG meminta BRTI dan serta Ditjen Postel untuk menindak Telkomsel.Sekjen IDTUG Muhamad Jumadi mengatakan Telkomsel seharusnya menyiapkan infrastruktur yang memadai untuk beban pemakaian puncak sesuai layanan dan jumlah pelanggan. "Telkomsel tidak boleh hanya menggenjot kuantitas pelanggan tapi mengabaikan hak pengguna untuk dapat pelayanan yang berkualitas, dalam kejadian ini Telkomsel telah mengabaikan hak pelanggan," tulisnya dalam pernyataan resmi IDTUG. (rou/nks)





Hide Ads