Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Cisco Siapkan Infrastruktur Kebal Komputer Kuantum untuk Ancaman Siber

Cisco Siapkan Infrastruktur Kebal Komputer Kuantum untuk Ancaman Siber


Anggoro Suryo - detikInet

CIsco
Foto: Dok. Cisco
Jakarta -

Perkembangan teknologi komputasi kuantum di masa depan tidak hanya membawa kemajuan, tetapi juga ancaman besar bagi keamanan data saat ini. Menyadari risiko tersebut, Cisco mulai menyiapkan langkah antisipasi untuk melindungi data sensitif perusahaan dari potensi serangan berbasis komputer kuantum.

Salah satu ancaman nyata yang kini diwaspadai adalah taktik "harvest now, decrypt later" (curi sekarang, bongkar nanti). Dalam skenario ini, penjahat siber mengumpulkan dan menyimpan data terenkripsi milik perusahaan dari sekarang. Ketika teknologi komputasi kuantum sudah matang dan mampu menembus enkripsi konvensional di masa depan, data-data curian tersebut baru akan dibuka.

Untuk mengubah ancaman masa depan menjadi rencana pertahanan yang bisa dibangun perusahaan saat ini, Cisco memperkenalkan sejumlah solusi infrastruktur baru dalam ajang Cisco Live:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

1. Infrastruktur Aman dari Komputasi Kuantum Secara Bawaan

Cisco menegaskan bahwa perlindungan harus dimulai dari tingkat perangkat keras. Mulai saat ini, setiap produk router, switch, dan firewall terbaru yang diperkenalkan untuk lingkungan kampus, cabang, dan pusat data akan dilengkapi dengan fitur secure boot yang dirancang khusus agar kebal terhadap ancaman komputasi kuantum. Teknologi ini sebelumnya telah berhasil diuji dan diterapkan pada jajaran smart switch mereka.

2. Pemetaan Aset Rentan Lewat 'Quantum Ready Assessments'

Untuk membantu perusahaan mengetahui sejauh mana tingkat keamanan data mereka, Cisco menyediakan fitur Quantum Ready Assessments melalui layanan Cisco IQ. Fitur yang direncanakan tersedia secara global pada Juli 2026 ini berfungsi untuk mengidentifikasi aset digital mana saja yang paling rawan menjadi target taktik "harvest now, decrypt later", sekaligus memberikan panduan mengenai titik awal pemulihannya.

3. Target Proteksi Portofolio Inti pada Desember 2026

Cisco berkomitmen untuk menerapkan kemampuan komunikasi yang aman dari ancaman komputasi kuantum pada mayoritas portofolio produk inti mereka pada Desember 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan jalur lalu lintas data perusahaan yang paling sensitif tetap terlindungi oleh sistem kriptografi pasca-kuantum (post-quantum cryptography).

4. Kerangka Kerja 'Quantum Resilience Framework'

Guna memberikan pendekatan yang terstruktur bagi pelaku industri, Cisco juga merilis Quantum Resilience Framework. Kerangka kerja ini berfokus pada dua pilar utama bagi perusahaan, yaitu memastikan keamanan pada sistem komunikasi data serta memastikan produk-produk infrastruktur yang digunakan sudah siap menghadapi era komputasi kuantum.

Seluruh lapisan pertahanan baru ini nantinya akan dikelola dan dimonitor secara real-time melalui platform terpadu Cisco Cloud Control, yang bertindak sebagai pusat komando keamanan untuk memitigasi risiko siber modern secara cepat.

"Cisco Cloud Control menjadi pusat komando bagi agentic AI: sebuah platform tempat tim Anda dan agen AI bekerja bersama dalam lingkungan yang sama, dengan informasi yang sama, sementara manusia tetap memegang kendali," kata Jeetu Patel, President dan Chief Product Officer Cisco, dalam keterangan yang diterima detikINET.




(asj/asj)






Hide Ads