Telkom Belum Bisa Ubah Kode Akses SLJJ
- detikInet
Jakarta -
PT Telkom Tbk. belum dapat melakukan perubahan kode akses untuk telepon Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) karena harus melakukan penyesuaian pada sentral-sentral telepon di Indonesia.Vice President Public and Marketing Communication Telkom, Muhammad Awaluddin, mengatakan perubahan kode akses tidak sesederhana yang dibayangkan. Meski hanya ditujukan untuk diimplementasikan di lima kota, namun secara teknis perlu melakukan penyesuaian (patching) software di banyak sentral telepon otomat (STO).Penyesuaian tersebut, menurut Awaluddin, harus dilakukan dengan melibatkan vendor telekomunikasi yang membangun STO Telkom yakni Lucent, NEC dan Siemens."Dengan sistem yang kita gunakan saat ini, patching software harus dilakukan dengan melibatkan vendor, karena itu adalah software proprietary," ujar Awaluddin.Proses patching software, menurut Awaluddin, bisa memakan waktu lama dan biaya yang tidak sedikit. "Satu sentral telepon kecil yang berkapasitas 1.000 SST saja, membutuhkan waktu 1 bulan, sedangkan Telkom memiliki ratusan sentral telepon," ujarnya.Penyesuaian, lanjut dia, dapat dilaksanakan dengan lebih mudah jika seluruh STO di Indonesia sudah berbasis protokol internet. "Sekarang STO masih berbasis TDM sehingga untuk mengubah kode akses di satu area, harus mengubah seluruh setting di area lain yang merupakan originasi, kalo tidak STO tidak dapat melakukan routing," ujarnya.Sebelumnya, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mendesak operator telekomunikasi untuk segera menggelar duopoli SLJJ.Anggota BRTI Heru Sutadi mengatakan, duopoli SLJJ sebenarnya sudah dimulai sejak 1 April 2005, dan persiapan pelaksanaannya diharapkan sudah matang sampai tahun 2010. Untuk tahap awal, duopoli SLJJ direncanakan digelar di lima kota yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, Batam dan Denpasar.Hampir dua tahun berselang, duopoli SLJJ yang ditandai dengan perubahan kode akses, tak kunjung terlaksana. Heru mengatakan, BRTI telah menyurati Telkom, menanyakan kapan pihaknya siap menyelenggarakan duopoli tersebut.Dalam duopoli telekomunikasi, regulator mewajibkan layanan SLJJ Telkom memakai kode akses yang diawali 017 sebelum kode wilayah, sedangkan Indosat diwajibkan memakai kode akses 011. Hal itu dilakukan agar masyarakat dapat memilih apakah akan menggunakan layanan Telkom atau Indosat. Iklim duopoli memungkinkan Telkom yang selama ini menjadi pemain tunggal di bisnis SLJJ akan berbagi lahan bisnis dengan Indosat, yang sebelumnya menjadi pemain tunggal di Sambungan Langsung Internasional (SLI). Sebagai kompensasinya, Telkom juga diizinkan turut bermain di bisnis layanan SLI.
(nks/ash)