Indosat Genjot Layanan Nilai Tambah
- detikInet
Jakarta -
PT Indosat Tbk mulai menggenjot layanan nilai tambahnya (value added services/VAS) sejak awal 2007 ini. Selain untuk meningkatkan pendapatan per pelanggan (average revenue per user/ARPU), perseroan juga berambisi menguasai pasar nilai tambah di luar layanan SMS tersebut.Menurut Teguh Prasetya Mukti, Group Head VAS, Messaging & Mail Indosat, optimisme itu dipicu karena sejak tahun lalu perseroan telah meningkatkan kinerja jaringan dan berencana meluncurkan beberapa inovasi baru pada kuartal pertama dan kedua di tahun ini."Tahun ini kami optimistis meraih Rp 600 miliar dari layanan seperti MMS, I-Say, I-Ring, I-Mofis, maupun 3G. Sedangkan untuk SMS sendiri per harinya trafik sudah sekitar 80 juta per hari," ungkap Teguh ketika dijumpai di kantornya, Rabu (24/1/2007).Agar target dapat tercapai, lanjutnya, Indosat menargetkan peningkatan sebanyak dua kali lipat dibandingkan tahun lalu untuk setiap layanan VAS. Khusus untuk MMS, target yang ditetapkan lebih tinggi yakni aktif digunakan satu juta pengguna. "MMS akan terus kami push karena layanan ini memiliki potensi yang tinggi," Teguh menegaskan.Ia menjelaskan, nantinya MMS akan diluncurkan kembali dalam waktu dekat dengan setting yang lebih unik yakni melalui teknologi push over the air. Teguh menambahkan, cara tersebut demi memudahkan implementasi layanan bagi pelanggan."Sedangkan kami juga memiliki satu MCP (Master Content Provider) yang beranggotakan 140 CP. Dari 140 CP itu juga terdapat sekitar 10 sampai 20 CP yang mendukung layanan MMS dan 3G. Rencananya jumlah itu akan terus ditambah," urainya. Teguh mengungkapkan, pada kuartal pertama ini Indosat juga akan meluncurkan beberapa inovasi. Yang paling menarik ialah layanan Mobile Reporter yang memanfaatkan teknologi 3G. Layanan ini nantinya akan menggandeng media elektronik dan komunitas.Kemudian, Indosat juga akan meluncurkan layanan I-Mofis yang akan menggunakan hosting server serta memperluas kerja sama vendor ponsel. Hal ini terkendala kondisi di mana pengguna layanan push email berbasis microsoft masih kurang. "Saat ini penggunanya baru 100 pelanggan," kata Teguh.Selain itu, Teguh mengungkapkan, Indosat akan menawarkan layanan untuk I-ring ke pasar korporat, di mana jingle perusahaan yang bersangkutan bisa dijadikan nada sambung pribadi. I-ring sendiri secara retail telah digunakan oleh 1,2 juta pelanggan.Sedangkan untuk kuartal kedua, Inovasi yang diluncurkan adalah Blackberry Connected yang memberikan kemudahan pengelolaan server bagi pelanggan. "Kami merupakan satu-satunya operator di sini yang memiliki direct connectivity dengan penyedia Blackberry, Research In Motion. Saat ini pengguna layanan ini sudah mencapai 4 ribu pelanggan," tandasnya.Menurut Teguh, dengan berbagai inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan tingkat pemakaian (occupancy) jaringan hingga 80%, karena selama ini jaringan baru terpakai sebanyak 15%. "Dengan demikian ARPU blended juga akan terdongkrak dari Rp 80 ribu menjadi Rp 100 ribu. Di samping nantinya diharapkan menjadi retensi bagi pelanggan," imbuhnya di akhir percakapan.
(rou/rou)