Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Selidiki Kegagalan Jaringan, Telkomsel Siap Hukum Siemens

Selidiki Kegagalan Jaringan, Telkomsel Siap Hukum Siemens


- detikInet

Jakarta - Telkomsel akan menelusuri penyebab gagalnya jaringan di penghujung 2006. Operator seluler terbesar itu pun siap memberi sanksi kepada mitra penyedia jaringan Siemens."Kita akan telusuri dan siap memberi sanksi kalau ternyata kegagalan memang disebabkan oleh vendor jaringan kami," kata Dirut PT Telkomsel Kiskenda Suriahardja, di Gedung Telkomsel, Wisma Mulia, Jakarta, Jumat (5/1/2007).Siemens merupakan penyedia jaringan Intelligent Network (IN) untuk Telkomsel. IN merupakan 'otak' yang mengatur lalu lintas, suara, data dan layanan lainnya. Lumpuhnya jaringan, menurut pernyataan resmi Telkomsel, karena kelebihan muatan (overload) pada sub-system IN menjelang akhir tahun. Padahal, di penghujung 2006 sendiri, banyak momen penting seperti Natal, Idul Adha serta Tahun Baru 2007.Buntut dari kegagalan itu, banyak pelanggan Telkomsel yang merasa dikecewakan. Kiskenda tidak bersedia merinci besar potensi kerugian akibat gagalnya pengiriman layanan suara maupun SMS ketika itu."Harus diakui, kegagalan itu merupakan peringatan dari Tuhan dan pelajaran bagi perusahaan. Sehingga dapat menjadi acuan agar lebih siap lagi terhadap berbagai kemungkinan adanya gangguan performa pada sistem jaringan," katanya.Siap DiauditMenurut Kiskenda, dalam setiap penyelenggaraan layanan, Telkomsel telah melalui audit internal (pre-operasional) meliputi test control, dan audit saat operasional yang dilakukan rutin harian, maupun bulanan.Ia juga menyebutkan, dengan audit tersebut fungsi IN telah kembali normal dan layanan Telkomsel secara keseluruhan telah pulih sejak pukul 24.00 WITA untuk area dari Kalimantan ke arah timur.Sedangkan area lainnya baru normal kembali pada pukul 24.00 WIB. Adapun seluruh sistem, termasuk sistem isi ulang, baru normal kembali pada 1 Januari 2007 pukul 01.00 WIB dinihari. "Sebenarnya kami juga telah diaudit pihak eksternal oleh SOA. Tapi kalau diperlukan, kami siap diaudit lagi oleh pihak luar," jelas Dirut Telkomsel.Sarbannes Oxley Act atau SOA merupakan standar audit tertinggi bagi perusahaan go public. Dengan SOA, menurut Kiskenda, maka stakeholders bisa menilai obyektivitas kinerja keuangan dan kontrol internal Telkomsel dengan tolok ukur yang jelas dan transparan. Terkait gangguan jaringan yang mengecewakan pelanggan, Telkomsel memberi kompensasi penggantian, seperti, perpanjangan penggunaan bonus menit sampai habis dari program 'Nelpon Segitu Menit, Gratis Segitu Menit', perpajangan waktu isi ulang selama 2 minggu bagi yang masa isi ulangnya berakhir 31 Desember 2006, perpanjangan masa aktif 1 bulan bagi kartu perdana yang baru kadaluarsa 31 Desember 2006, serta diskon SMS 50% selama 2 hari, pada 7 dan 8 Januari 2007 (rou) (rou/rou)






Hide Ads
LIVE