Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tarif Speedy Turun Lagi

Tarif Speedy Turun Lagi


- detikInet

Jakarta - PT Telkom Tbk kembali menurunkan tarif berlangganan layanan Internet pitalebar Speedy. Layanan pun dijanjikan bakal membaik mulai 2007 ini."Tarif Speedy akan kami turunkan lagi sebesar 30%. Jadi mulai tahun ini, pelayanan meningkat dan harga turun, kurang apa lagi?" tukas Dirut Telkom Arwin Rasyid kepada detikINET di Gedung Telkom Grha Cipta Caraka, Jakarta, Selasa (2/1/2007).Mengenai layanan Speedy yang banyak menuai kecaman akibat belum maksimalnya kualitas dan pelayanan, Arwin mengaku tak mempermasalahkan dan menerimanya dengan lapang dada. "Hal itu justru membantu Telkom meningkatkan kualitas layanan. Komplain itu vitamin, makin banyak makin sehat," ujarnya.Arwin berkata, Telkom ingin menunjukan keseriusannya dalam menggeluti pasar Internet broadband di Tanah Air. Menurutnya, pasar tersebut sangat potensial. Ia mengatakan, sekitar 650 ribu pengguna koneksi Internet dial-up Telkomnet Instan berpotensi menjadi pelanggan Speedy nantinya."Namun, bila penggunaan Speedy berhasil diserap setidaknya 5% dari total populasi penduduk, bisa turut mendongkrak perekonomian bangsa, khususnya di sektor riil," seloroh Arwin.Telkom, di 2007 ini, memproyeksikan penjualan broadband Speedy tumbuh 355%, dari 85 ribu satuan sambungan layanan (SSL) menjadi 385 ribu SSL. Agar target itu tercapai, Telkom memerlukan alat produksi sebanyak 634.462 SSL.Dari sisi pemasaran, paket koneksi Internet Speedy dalam program pricing Formula 5 akan diperpanjang sampai dengan 31 Maret 2007. Di saat yang sama, Telkom terus melakukan kajian seksama tentang kemungkinan penerapan tarif yang berbasis waktu (time-based tariff) serta mengembangkan kemitraan dan dealership untuk penjualan. Selain itu, Telkom juga mengkaji penerapan bundling portofolio layanan."Mudah-mudahan pada akhir triwulan pertama, kita sudah bisa menawarkan bundling akses Speedy-PSTN kepada pelanggan, disusul kemudian dengan bundling Flexi-Speedy-PSTN di triwulan ketiga," kata Vice President Public and Marketing Communication Telkom, Muhammad Awaluddin. (rou) (rou/rou)





Hide Ads
LIVE