Di Jerman
Tender Wimax Capai Angka Rp 665 Miliar
- detikInet
Jerman -
Tender untuk 28 lisensi regional broadband wireless access (BWA) atau Wimax di Jerman mencapai angka 56 juta euro atau sekitar Rp 665 miliar (1 euro = Rp 11.892 Sumber: detikcom). Pemenang tendernya juga sudah ditentukan.Regulator telekomunikasi Jerman, Bundesnetzagentur, mengatakan hal itu seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Senin (18/12/2006).Dijelaskan, dari total enam perusahaan yang ikut tender, tiga diantaranya berhasil memenangkan tender. Mereka adalah Clearwire Europe yang berbasis di Luxembourg, Deutsche Breitbanddienste (DBD) dan Inquam Broadband.Tender tersebut, menurut Bundesnetzagentur, dibuka Selasa lalu (12/12/2006) dengan jumlah penawar terbatas. Perusahaan telekomunikasi monopoli Jerman sendiri, Deutsche Telekom, memilih untuk tidak berpartisipasi ikut tender dengan alasan mau 'mengejar' teknologi lain.Sebagai perbandingan, tender Wimax di Perancis mencapai angka 125 juta euro atau sekitar Rp 1,4 triliun dan kebanyakan yang ikut adalah pemain telekomunikasi yang lebih besar.Di Indonesia sendiri, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi beberapa waktu lalu mengatakan, implementasi BWA akan menggunakan Wimax versi D dan lisensi penyelenggaraannya akan dibagi berdasarkan wilayah regional, bukan nasional. Tendernya akan diselenggarakan dalam waktu dekat.BWA merupakan akses nirkabel pita lebar yang bisa mengantarkan data dengan kecepatan tinggi. Teknologi yang memungkinkan penyelenggaraan layanan tersebut adalah WiMax. Dari segi infrastruktur, WiMax memiliki daya jangkau hingga 50 km, dan bisa menghemat penggunaan base station sekitar 17 kali lipat.
(dwn/dwn)