Peluncuran 3G Indosat Mundur Gara-Gara Bush
- detikInet
Jakarta -
PT Indosat Tbk. memundurkan jadwal peluncuran 3G, karena bertepatan dengan kunjungan Presiden Amerika Serikat George W. Bush ke Indonesia. Indosat, seperti dijelaskan SVP Integrated Marketing & Loyalty Indosat, Guntur Siboro, semula berencana menggelar peluncuran 3G pada tanggal 20 November 2006. Tanggal tersebut, bertepatan dengan jadwal kedatangan Bush ke Indonesia, yang tentunya akan menyedot perhatian semua media massa.Tak ingin kehilangan perhatian media, Indosat lalu memundurkan jadwal peluncuran 3G menjadi tanggal 29 November. "Masak George Bush yang dimundurkan jadwalnya, 'kan nggak mungkin?" ujar Guntur, saat ditemui di sela-sela acara Grand Final Indosat Innovation Wireless Contest, di Gedung Indosat, Jakarta, Kamis (16/11/2006).Menurut Guntur, peluncuran 3G akan dilakukan serentak di dua kota yaitu Jakarta dan Surabaya. Setelah itu, operasionalnya akan dilakukan berturut-turut di delapan kota dalam tiga bulan. Guntur menolak menyebutkan kota-kota yang dimaksud.Saat diluncurkan nanti, Guntur mengatakan akan ada layanan yang digratiskan, tanpa menyebutkan jenis layanan yang dimaksud.Sejumlah vendor jaringan terlibat dalam pembangunan infrastruktur 3G Indosat. Ericsson menjadi penyedia jaringan untuk kawasan Jakarta sampai Jawa Tengah, Nokia untuk kawasan Jawa Timur sampai Sumatera, sedangkan kota-kota lain dikerjakan vendor Huawei.Hingga saat ini, pelanggan Indosat mencapai 16 juta pelanggan. Guntur enggan mengungkap target Indosat untuk layanan 3G. "3G hanya fitur tambahan, revenue-nya masuk ke koridor seluler, bukan koridor revenue baru," ujarnya.Untuk pengembangan 3G tahun ini, Indosat menghabiskan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 40 juta, dari total capex US$ 700 juta yang dianggarkan perusahaan untuk 3G. Untuk tahap awal, layanan ini didukung 200 unit BTS.
(ketepi/ketepi)