Dirut Telkom Minta Saran Soal Speedy
- detikInet
Jakarta -
Dirut Telkom Arwin Rasyid mengaku tak tahu ada kasus koneksi internasional Speedy putus lagi. Ia pun meminta saran-saran untuk menghadapi pelanggan. Di sela-sela Silaturahmi Jajaran Direksi Telkom yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (18/10/2006), Arwin mengaku belum tahu apakah ada masalah dengan koneksi internasional Speedy baru-baru ini. Namun ia mengetahui ada masalah yang terjadi sebelumnya. "Waktu minggu lalu, koneksi masih bisa cuma kapasitasnya drop 70 persen. Kalau putus lagi, saya tidak tahu drop-nya berapa," tutur Arwin. Ketika ditanya bagaimana kiat Telkom menghadapi banyaknya pelanggan Speedy yang kecewa, Arwin tidak banyak berkata-kata. "Kalau saran Anda, bagaimana menghadapi pelanggan?" ia balik bertanya. Wartawan yang hadir pun agak kaget karena balik ditanya oleh sang Dirut. Akhirnya muncul beberapa jawaban yang didominasi oleh saran menurunkan harga jual Speedy dan meningkatkan kualitas layanannya. Idealnya, jika mau mengikuti pola jualan broadband di negara lain, Telkom Speedy dijual dengan harga flat yang murah per bulan. Tentunya dengan kualitas yang tetap terjaga baik. Mungkinkah?
(wicak/wicak)