2009, 3G Telkomsel Balik Modal
- detikInet
Jakarta -
Telkomsel yakin akan mencapai target-targetnya dalam menggelar layanan 3G. Pada 2009, modal yang dikeluarkan untuk layanan itu diyakini bakal kembali. Telkomsel telah memulai layanan telekomunikasi seluler generasi ketiga (3G). Untuk tahap pertama, layanan itu akan menjangkau 20 kota di Indonesia. Kiskenda Suriahardja, Dirut Telkomsel, mengatakan layanan 3G Telkomsel mencakup wilayah Medan, Palembang, Batam, Jakarta dan sekitarnya, Bandung, Semarang, Jogja, Surabaya, Bali, Makassar, Balikpapan, dan lainnya. "Jadi kita sebenarnya bisa cover total 20 wilayah," ujarnya dalam kick-off layanan 3G Telkomsel di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (15/08/2006). Belanja modal alias capital expenditure (Capex) Telkomsel untuk 3G dianggarkan sebesar Rp 3 triliun. Anggaran itu dicanangkan untuk tiga tahun, mulai 2006, 2007, hingga 2008. Kiskenda yakin, pada 2009, pengeluaran Capex tersebut sudah bisa break even point. "Kami optimis, 2009 bisa kembalikan nilai-nilai yang sudah dikeluarkan," ujarnya. Tarif layanan 3G, ujar Kiskenda, akan tergantung pada content provider (CP). Aplikasi 3G yang akan digelar Telkomsel mencakup video call, video streaming, dan internet broadband. "Dari tiga kombinasi ini, semua tergantung CP yang mengembangkan," ujar Kiskenda. Kiskenda menargetkan 5 juta pelanggan EDGE (Enhanced Data rates for Global Evolution) dan GPRS (General Packet Radio Service) Telkomsel akan beralih ke 3G. Telkomsel telah bermitra dengan 162 penyedia konten, termasuk untuk layanan SMS, MMS, dan 3G. Kiskenda berharap penyedia konten lokal akan semakin berkembang di masa depan. "Ada dua poin yang bisa menyebabkan kegagalan 3G, pertama kualitas (infrastruktur) dan kedua value dari layanan itu. Value itu soal konten, konten lokal yang nantinya bakal diminati pelanggan," tuturnya. (wsh)
(wicak/)