Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Tim Italia Jawarai Kompetisi Software Imagine Cup 2006

Tim Italia Jawarai Kompetisi Software Imagine Cup 2006


- detikInet

India - Kompetisi software global tingkat mahasiswa -- Imagine Cup 2006 -- yang digelar Microsoft Corporation di New Delhi, India telah menelurkan para jawara. Tim asal Italia keluar sebagai pemenangnya dan berhak membawa pulang hadiah uang senilai US$ 25.000 atau kurang lebih berkisar Rp 226 juta. Di kontes ini, tim Italia unjuk gigi dengan membuat sistem yang dapat memudahkan dokter dalam mendapatkan informasi dari pasien yang mengalami penyakit stres atau kehilangan ingatan."Disain sistem kami akan mulai diuji coba September mendatang dan kami akan mempergunakan hadiah uang US$ 25.000 itu untuk melanjutkan karya kami. Namun sebelumnya kami akan beristirahat sebentar," tutur Giorgio Sardo, salah satu perwakilan tim Itali dari Turin Polytechnic."Dari semula kami sudah mengira bahwa kami adalah yang terbaik," tandas Sardo lagi usai hasil penilaian diumumkan juri di New Delhi, seperti detikINET kutip dari AFP, Senin (14/08/2006).Brasil duduk di peringkat kedua, dengan membuat sistem navigasi untuk orang yang cacat secara visual. Disusul Norwegia di tempat ketiga, dengan membuat perangkat ponsel yang bisa mengamati level glukosa dan tekanan darah.Seperti diberitakan sebelumnya, total hadiah yang disediakan untuk pemenang kontes ini adalah senilai US$ 125.000 atau sekitar Rp 1,1 miliar (US$ 1 = Rp 9.077 Sumber: detikcom). Ada enam kategori yang dilombakan yaitu Software Design, Algorithm, IT, Project Hoshimi, Short Film, dan Interface Designer.Imagine Cup kali ini memasuki tahun keempat sejak inisiatif itu dilaksanakan pada 2003. Tema yang diusung tahun ini mengenai peran teknologi piranti lunak yang memungkinkan kehidupan yang lebih sehat. Untuk tahun ini, jumlah peserta kontes itu sendiri tercatat mencapai 68.000 peserta."Ini bukan hanya sekedar fiksi ilmiah, sebagian besar dari proyek tersebut akan menjadi kenyataan dalam waktu dekat," tutur Mehmet Nuri Cankaya, selaku juri kontes sekaligus Direktur Manajer dari Turkes's Natron Institute of Technology.Tahun lalu tim dari Yunani sukses menggondol hadiah senilai US$ 640.000, dengan menghasilkan suatu alat yang dapat mengubah bahasa tubuh ke dalam suatu kata-kata. Kontes selanjutnya akan digelar di Seoul.Sebagai tambahan, Indonesia sendiri juga mengirimkan perwakilan untuk kontes ini melalui tim Gatot Kaca, namun mengalami kegagalan menembus babak final. Indonesia ikut dalam kategori lomba Software Design. (dwn) (dewidya/)





Hide Ads