IndiHome Siap Dongkrak Kecepatan Internet Fixed Broadband Indonesia

IndiHome Siap Dongkrak Kecepatan Internet Fixed Broadband Indonesia

ADVERTISEMENT

IndiHome Siap Dongkrak Kecepatan Internet Fixed Broadband Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 07 Jan 2023 12:00 WIB
Ilustrasi smartphone
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Penyedia layanan fixed broadband, IndiHome, menargetkan kecepatan rata-rata internet Indonesia meningkat secara keseluruhan menjadi 40 Mbps.

Merujuk pada laporan Speedtest Global Index pada Februari 2022 lalu, kecepatan internet fixed broadband di Indonesia merupakan salah satu terburuk di kawasan Asia Tenggara yang menyentuh angka 20,57 Mbps. Jika dibandingkan dengan Singapura yang mencapai 197,04 Mbps, fixed broadband RI terlihat tertinggal jauh. Kondisi ini yang membuat IndiHome untuk mendongkrak kecepatan rata-rata fixed broadband Indonesia.

"Peningkatan kecepatan internet perlu dilakukan agar pelanggan nyaman yang juga memang untuk memenuhi kebutuhan yang terus bertambah," ujar Vice President Marketing Management Telkom E. Kurniawan seperti yang dikutip dalam artikel Kaleidoskop IndiHome 2022.

Menurut Kurniawan, peningkatan kapasitas kecepatan internet yang dirasakan pelanggan sangat penting di saat kebutuhan internet yang semakin hari semakin besar.

Lebih lanjut, ucapnya, untuk mencapai target tersebut akan ada hampir tiga juta pelanggan IndiHome yang mengalami peningkatan kecepatan internet secara cuma-cuma tanpa biaya.

"Secara garis besar pada tahun 2023 ini para pelanggan kami akan menikmati kecepatan minimal 40 mbps hingga 300 mbps dengan harga yang tergolong ekonomis," kata dia.

IndiHome mengklaim memastikan kecepatan internet fixed broadband yang dinikmati para pelanggan akan terus meningkat seiring waktu. Hal ini disebabkan lantaran tren penggunaan internet yang terus meningkat.

Disampaikannya, kepastian kebijakan ini sekaligus menjawab tren konsumsi internet masyarakat yang terus meningkat meskipun sudah tak lagi dipaksa melakukan aktivitasnya di rumah akibat karantina besar-besaran semasa pandemi COVID-19 2019-2021 silam.

"Data kami menyebutkan penggunaan jaringan optik fiber mencapai 60 petabyte atau 60 juta gigabyte setiap harinya, dengan device connected 183 Juta," ungkap Kurniawan.

Selain meningkatkan kecepatan internet nasional, IndiHome juga berupaya untuk mencapai 100% penetrasi internet di Indonesia. Di 2023, IndiHome akan berfokus pada pengembangan jaringan di kawasan timur Indonesia, Sumatera, Jawa Barat, dan Kalimantan. Adapun saat ini IndiHome sudah menjangkau 499 dari 514 kota/kabupaten Indonesia atau 97 persen nasional.

Selain itu, sebelumnya Kurniawan mengatakan, agar jaringan internet IndiHome semakin bisa diandalkan dan resisten terhadap gangguan. Pelanggan akan diberikan paket all-in yang turut menyediakan jaringan internet modem wifi dengan jaringan selular bernama IndiHome Orbit yang berkecepatan 30 mbps.

Sebagai informasi, kecepatan internet selular di Tanah Air pada awal tahun 2022 juga baru menyentuh angka 17,24 Mbps. "Jadi saling mengisi, sehingga tidak lagi ditemukan gangguan internet," kata E. Kurniawan.



Simak Video "Hasil Investigasi Telkom: Data Diduga Milik IndiHome Ternyata Dijual"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT