Ini Strategi Anak Usaha Telkom Manjakan Pelanggan Korporasi

Ini Strategi Anak Usaha Telkom Manjakan Pelanggan Korporasi

ADVERTISEMENT

Ini Strategi Anak Usaha Telkom Manjakan Pelanggan Korporasi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 25 Des 2022 16:22 WIB
Anak usaha Telkom, Infomedia.
Foto: Infomedia
Jakarta -

Infomedia, anak perusahaan Telkom yang fokus pada layanan Business Process Outsourcing (BPO) memiliki senjata jitu dalam menghadirkan solusi yang terintegrasi dan menjawab kompleksitas bisnis proses perusahaan.

Sebagai pemimpin pasar di bidang Customer Relationship Management (CRM), Infomedia gencar mengembangkan inovasinya sebagai perusahaan digital BPO dengan fokus pada empat bidang utama, yaitu people, process, platform, dan place.

"Sepanjang 2022, Infomedia secara aktif merespon kebutuhan pasar melalui penerapan strategi baru dalam menciptakan produk dan teknologi yang inovatif untuk menambah value bagi pelanggan," ujar Direktur Utama Infomedia, Agus Winarno dalam siaran persnya, Minggu (25/12/2022).

Dalam menghadirkan solusi yang komperhensif, kekuatan Infomedia didukung dengan jaringan partnership yang solid bersama digital platform provider yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Keberadaan OmniX sebagai CRM platform juga turut ditopang oleh solusi chatbot dan juga duet dengan Meta untuk menghadirkan solusi WhatsApp Business yang diklaim memperkaya interaksi pada channel CRM.

Sementara itu, pada portofolio shared service, Infomedia menggandeng para pengembang Robotic Process Automation (RPA) dalam memperkuat layanannya.

Dengan kinerja finansial dan value perusahaan yang terus menguat seiring perkembangan dan inovasi teknologi yang dimiliknya, Infomedia pun diganjar selama dua tahun berturut-turut sebagai Indonesia Company of The Year pada kategori Customer Experience Outsourching Industri oleh Frost & Sullivan.

"Sebagai pemimpin pasar, Infomedia senantiasa memantau dengan cermat tren pasar dan permintaan pelanggan yang terus berkembang. Oleh karena itu, perusahaan senantiasa melakukan update teknologi sebagai inti dalam mendukung proses digitalisasi bisnis proses klien untuk menciptakan pengalaman pelanggan tanpa batas," pungkas Best Practies Research Analyst dari Forst & Sullivan, Riana Barnard.

Frost & Sullivan menilai bahwa pasar layanan BPO Indonesia tumbuh pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 9,4% dari 2020 hingga 2027, dengan terus meningkatnya kesadaran bahwa pengalaman pelanggan merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga loyalitas pelanggan.

Seiring perkembangan saluran interaksi yang semakin beragam dengan pertumbuhan teknologi digital, tuntutan pelanggan akan fleksibilitas dan kecepatan layanan juga mengalami peningkatan yang signifikan. Menghadapi tantangan tersebut, BPO provider diharapkan mampu menghadirkan solusi yang terintegrasi dan menyeluruh untuk menjawab kompleksitas bisnis proses perusahaan.



Simak Video "Hasil Investigasi Telkom: Data Diduga Milik IndiHome Ternyata Dijual"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/agt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT