Bisnis Telepon WiFi Diproyeksi US$ 3,7 Miliar
- detikInet
Jakarta -
Meski perlahan, pasar perangkat telepon nirkabel Wi-Fi (wireless fidelity) secara global tumbuh dengan meyakinkan. Dengan pertumbuhan tiga kali lipat per tahun, nilai bisnisnya diproyeksi mencapai US$ 3,7 Miliar di 2009.Pada akhir 2005 lalu, nilai bisnis telepon Wi-Fi global telah mencapai angka US$ 125,5 juta, meningkat 116% dari tahun sebelumnya. Nilai bisnis itu diproyeksikan meningkat dua kali lipat di 2006 ini.Proyeksi peningkatan itu menurut Infonetics Research dalam hasil riset terbarunya, WiFi Phones, dipengaruhi oleh meningkatnya adopsi pengguna dari kalangan korporat dan ritel. Seperti dilansir Cellular News dan dikutip detikINET, Senin (24/7/2006), pertumbuhan pasar itu perlahan tapi pasti.Keuntungan dari pasar telepon Wi-Fi sendiri bahkan diprediksi bisamencapai tiga kali lipat tiap tahun. Sehingga di 2009, keuntungan daribisnis perangkat itu mencapai US$ 3,7 miliar.Penggunaan komunikasi suara via jaringan lokal nirkabel (Voice over WLAN) juga diyakini akan kian populer, seiring dengan pertumbuhan permintaan akan layanan komunikasi suara berbasis protokol internet (VoIP) yang dibundel dengan koneksi internet pita lebar (broadband).Analis khusus nirkabel dari Infonetics Research, Richard Webb, mengatakan dengan maraknya penetrasi perangkat tunggal telepon WiFi yang diluncurkan oleh D-Link, Linksys, serta Netgear, diharapkan turut mendongkrak adopsi produk ini di pasar ritel."Namun, pertumbuhan sesungguhnya akan hadir dari perangkat WiFi dual-mode yang berfungsi layaknya ponsel," ujar Webb.Menurutnya, pertumbuhan itu seiring dengan meningkatnya aktivitas dari operator telepon tetap nirkabel dan seluler yang menghantarkan layanan ganda pada pasar secara luas, serta asumsi turunnya harga perangkat di kisaran US$ 100.Dari segi pendapatan, pasar perangkat telepon Wi-Fi di 2005 dikuasai oleh SpectraLink. Pemain besar seperti Cisco dan Motorola menguntit ketat di belakang sang pemimpin pasar.Total unit perangkat telepon Wi-Fi sepanjang 2004 hingga 2005 bertambah 151% dan diprediksi akan tumbuh 182% hingga akhir 2006. Dari segi keuntungan, penjualan perangkat single-mode WiFi VoIP memberikan kontribusi sebesar 58%, sedangkan sisa 42% datang dari perangkat dual-mode. Pada 2009, 91% keuntungan juga diprediksi datang dari penjualan perangkat berkemampuan ganda tersebut. (rou)
(ketepi/)