Merambah ke 22 Kota
Speedy Dijanjikan Lebih Baik
- detikInet
Jakarta -
Pelanggan layanan Telkom jangan segan untuk menyampaikan kritik kepada salah satu BUMN Indonesia tersebut. Sebab dengan adanya kritik, justru mutu pelayanan akan bisa dapat ditingkatkan. Demikian disampaikan oleh Menristek Kusmayanto Kadiman, bertempat booth Speedy Telkom, dalam ajang Festival Komputer Indonesia - Jakarta Convention Centre, Jumat sore (7/7/2006).Pun, Kusmayanto meminta Telkom untuk mempertimbangkan prioritas pelayanannya. "Ibaratnya mana lebih dulu, telur atau ayam," ujar Kusmayanto memisalkan. "Kalau layanan bisa murah, maka tentunya pelanggan akan bisa banyak. Jadi, apakah Telkom akan memilih harga dulu atau jumlah pelanggan dulu," tegasnya.Khusus berbicara tentang layanan Speedy yang telah bisa diakses di 22 kota di Indonesia, Kusmayanto menyatakan kegembiraannya. "Saya yakin, Speedy akan bisa memperkecil kesenjangan digital di Indonesia," tandasnya.Meskipun demikian, Kusmayanto secara tegas berpesan, "Telkom masih tetap harus memperbaiki kinerja layanan kepada pelanggannya. Jangan sampai tulalit!"Menanggapi pernyataan Kusmayanto tersebut, Direktur konsumer Telkom Guntur Siregar menjelaskan bahwa sudah banyak perbaikan yang dilakukan oleh Telkom, terutama untuk layanan Speedy."Masalah billing sudah diperbaiki. Kini Speedy sudah bisa memberikan akurasi penghitungan yang lebih baik," ujar Guntur. Bahkan, seperti juga dijelaskan oleh Guntur, call center guna melayani keluhan pelanggan sudah ditingkatkan kualitasnya. "Sehingga kini keluhan konsumen akan dapat dilayani oleh tim Speedy secara lebih kooperatif," ujarnya. Guntur juga menjanjikan jika ada masalah yang rumit menimpa pelanggan terkait dengan layanan Speedy, maka pihaknya berjanji untuk memberikan kompesansi berupa diskon abonemen.Pernyataan Guntur tersebut disampaikannya dalam rangka peluncuran resmi layanan Speedy Telkom di 22 kota di Indonesia. Dalam acara tersebut, Pimpinan Redaksi detikcom Budiono Darsono turut memberikan testimoninya, sebagai salah satu pengguna layanan Speedy. Budiono pun sempat menyampaian kritik, yaitu lambatnya akses Speedy ketika masuk pada jam sibuk atau jam kerja. (dbu)
(donnybu/)