Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Sampai 2010 Telkom Siapkan 3 Layanan Data

Sampai 2010 Telkom Siapkan 3 Layanan Data


- detikInet

Jakarta - Selama periode 2006 sampai 2010, PT Telkom Tbk. akan menyajikan tiga layanan berbasis komunikasi data berkecepatan tinggi. Apa saja?Dalam ajang CEO Perspectives Forum, CommunicAsia Summit 2006 di Raffles City Convention Center Singapura, Dirut PT Telkom, Arwin Rasyid memaparkan ketiga layanan yang akan dikembangkan pihaknya.Seperti dilansir Muhammad Awaluddin, Vice President Public and Marketing Communication PT Telkom Tbk. dalam keterangan tertulisnya, layanan pertama adalah berupa layanan internet berkecepatan tinggi (broadband) ke berbagai wilayah yang memungkinkan. "Saat ini, Telkom sedang membangun 2 juta layanan akses internet kecepatan tinggi dengan platform teknologi ADSL. Angka ini tentu masih bisa bertambah sesuai dengan kondisi dan kemampuan," papar Arwin.Kedua adalah layanan native VoIP atau voice over ADSL over Internet Protocol yang akan dimulai tahun 2007. Dan jenis layanan ketiga adalah layanan IP TV, yang akan dimulai paling cepat akhir tahun 2007. Untuk IP TV nantinya direncanakan akan bisa diakses baik melalui PC atau pun perangkat TV dengan menggunakan piranti tambahan set top box.Layanan IP TV, menurut Telkom, nantinya akan membuka banyak peluang sekaligus membuka wacana baru di bidang bisnis dan penyiaran seperti adanya layanan Broadcast TV, par per view, Video on Demand, hingga layanan web dan mail melalui TV.Telkom memperkirakan, setidaknya ada 10 juta calon pelanggan potensial dari 220 juta penduduk Indonesia. "Sepuluh juta calon pelanggan itu baru yang datang dari kalangan rumah tangga yang sebelumnya merupakan TV User. Belum lagi kemungkinan dari calon pelanggan segmen bisnis," kata Arwin optimis.Diakui Arwin, Telkom nantinya memang memerlukan investasi baru untuk meningkatkan penetrasi dan cakupan pelayanan. "Setidaknya untuk meningkatkan kualitas jaringan kabel tembaga yang ada, membangun loop fiber optic (ring network) di beberapa tempat, hingga investasi untuk peralatan-peralatan baru yang diperlukan," katanya. Namun Arwin tidak mengemukakan berapa besar dana investasi yang diperlukan, dan mengatakan masih dalam pengkajian dan perhitungan. (nks) (ketepi/)





Hide Ads